Home / Berita utama / News / TNI AD

Selasa, 15 September 2026 - 12:51 WIB

Sasar Komunitas, Tim Mabes TNI Gencarkan Edukasi Pencegahan Karhutla di Tabalong

Tabalong – Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus digencarkan. Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI kembali melaksanakan sosialisasi dengan menyasar komunitas masyarakat yang dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada warga.

Kali ini, sosialisasi menyasar Komunitas IndoJek Kabupaten Tabalong, bertempat di Aula BPBD Kabupaten Tabalong, Selasa (15/09/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabalong, Haris Fakhrozi.

Dalam kegiatan itu, Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI mengajak para anggota Komunitas IndoJek untuk menjadi mitra sekaligus informan BPBD dalam membantu menyampaikan informasi terkait potensi maupun kejadian Karhutla di wilayah Kabupaten Tabalong.

Kolonel Arh. Riyanto Budi Nugroho mengatakan, komunitas ojek memiliki posisi yang cukup strategis karena para anggotanya sehari-hari bersentuhan langsung dengan masyarakat dan beraktivitas di berbagai wilayah.

“Rekan-rekan IndoJek dapat menjadi mitra dan informan BPBD. Ketika menemukan adanya potensi atau kejadian Karhutla, informasi tersebut dapat segera disampaikan sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Kolonel Arh. Riyanto Budi Nugroho.

Menurutnya, peran komunitas tidak hanya sebatas memberikan informasi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari relawan dalam upaya pencegahan bencana.

Para anggota IndoJek juga diharapkan turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat, termasuk kepada para pelanggan yang mereka layani, mengenai bahaya Karhutla serta pentingnya tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

“Kami berharap IndoJek dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan Karhutla. Dengan mobilitas yang tinggi dan langsung bersentuhan dengan masyarakat, edukasi yang disampaikan tentu akan semakin luas,” tambahnya.

Sementara itu, Kalak BPBD Kabupaten Tabalong, Haris Fakhrozi, mengapresiasi keterlibatan komunitas dalam mendukung upaya pencegahan Karhutla.

Kolaborasi antara pemerintah, TNI, komunitas dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat sistem kewaspadaan dini, terutama dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Tabalong.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbentuk sinergi yang semakin kuat antara BPBD, TNI dan komunitas masyarakat, sehingga informasi mengenai potensi bencana dapat diterima dan ditindaklanjuti secara cepat.

Upaya pencegahan Karhutla pun diharapkan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat demi menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya bencana.(pendim1008tbg).

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polres Sampang Pastikan Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak

Berita utama

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan Polres Batu dan Bhayangkari Berbagi Takjil

Berita utama

Peringatan Hari Ibu ke-95 dan HUT GOW ke-72 Tingkatkan Keterlibatan Perempuan dalam Pembangunan

Berita utama

Kapolsek Lasem Hadiri Acara Sosialisasi Desa Anti Korupsi di Desa Dasun Lasem

Berita utama

Polres Ngawi Berhasil Ungkap Kasus Tipu Gelap Cokat Roka, 3 Residivis Diamankan

Berita utama

Kades Desa Kedung Pancur Beri Pemaparan Terkait Proyek Jembatan : Bukan Mangkrak Hanya Pembangunan Bertahap

Berita utama

POLISI HADIR DI TENGAH MASYARAKAT Kebun Melon di Kertajaya Jadi Bukti Nyata Program Ketahanan Pangan

Berita utama

Sampaikan Imbauan Pemilu Aman dan Damai Kepada Masyarakat oleh Personel Polsek Maliku