DENPASAR MEDIAKPK.COM — Polda Bali terus memperkuat kesiapan pengamanan menjelang pelaksanaan International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar Tactical Wall Game (TWG) untuk mematangkan pola pengamanan dan koordinasi antar-Satuan Tugas Operasi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Rupatama Polda Bali, Senin (7/9/2026), dipimpin Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Bali, Kombes Pol. Sulistijono, S.I.K., M.H. TWG diikuti jajaran pejabat Operasi Gapura Agung serta seluruh Satgas yang terlibat dalam pengamanan agenda internasional tersebut.
IAWP Conference dijadwalkan berlangsung pada 20–24 September 2026 di kawasan The Westin Resort Nusa Dua, Bali. Forum ini akan mempertemukan polisi wanita dari berbagai negara sehingga membutuhkan kesiapan pengamanan yang terencana dan terintegrasi.
Dalam kegiatan TWG, setiap unsur pengamanan mematangkan pembagian tugas, pola koordinasi, penempatan personel, hingga langkah yang harus dilakukan apabila terjadi situasi kontinjensi di lapangan.
Kombes Pol. Sulistijono menegaskan bahwa kesiapan personel menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Ia meminta seluruh personel yang terlibat menjalankan tugas secara profesional, disiplin, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis ketika memberikan pelayanan maupun pengamanan kepada peserta kegiatan.
“Seluruh personel yang ditugaskan agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, mengedepankan sikap profesional, serta tetap humanis dalam menjaga kondusivitas keamanan,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan TWG tersebut, Polda Bali memastikan seluruh unsur yang tergabung dalam Operasi Gapura Agung memiliki pemahaman yang sama terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Pemetaan situasi dan skenario pengamanan juga diharapkan mampu mempercepat respons apabila terjadi perkembangan situasi selama pelaksanaan IAWP Conference.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, Polda Bali berkomitmen memberikan jaminan keamanan sehingga konferensi internasional tersebut dapat berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
(M. Rosid)








