Home / Berita utama / News / TNI AD

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Babinsa Sigap Bantu Warga Padamkan Karhutla di Binturu, 6 Hektare Lahan Terbakar

 

Tabalong – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilakukan di wilayah Kabupaten Tabalong. Babinsa Koramil 1008-05/Kelua-Muara Harus, Sertu Sholikin, bersama sejumlah unsur terkait sigap membantu warga memadamkan api yang membakar lahan di Desa Binturu, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Sabtu (30/8/2026).

Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan lahan kurang lebih 6 hektare. Kondisi cuaca yang panas disertai tiupan angin cukup kencang membuat api dengan cepat merambat dan berpotensi meluas ke lahan lainnya.

Dalam upaya pemadaman, Sertu Sholikin bersama BPBD Kabupaten Tabalong, UPBS, Babinkamtibmas Polres Tabalong serta masyarakat bersinergi melakukan penanganan di lokasi. Beberapa unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk membantu menjinakkan kobaran api.

Dengan kondisi medan dan cuaca yang cukup menyulitkan, petugas bersama masyarakat terus berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak kembali menyala serta mencegah perluasan titik kebakaran.

Sertu Sholikin mengatakan, kehadiran Babinsa di lapangan merupakan bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan dalam membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi ancaman karhutla yang dapat membahayakan lingkungan dan keselamatan warga.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan mudah membesar dan sulit dikendalikan, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin kencang.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membakar lahan. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar, karena api bisa dengan cepat menjalar dan membahayakan lahan maupun permukiman di sekitar,” imbaunya.

Sementara itu, Dandim 1008/Tabalong Letkol Inf Alexander Allan Primadi, S.E., kembali mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla.

Menurutnya, pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan setelah kebakaran terjadi. Masyarakat diharapkan dapat menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar, karena dampaknya bisa meluas dan merugikan banyak pihak. Mari kita cegah karhutla mulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar,” tegas Dandim.

Sinergi antara TNI, Polri, BPBD, UPBS, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat dalam menghadapi potensi karhutla, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.(pendim1008tbg).

Share :

Baca Juga

Berita utama

Gas di Sirkuit, Bukan di Jalan! Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026 Resmi Dibuka di Samarinda dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Berita utama

Jasa Raharja Singkawang Perkuat Peran Guru dalam Keselamatan Jalan melalui Program Pengajar Peduli Keselamatan Berlalu Lintas (PPKL) di SMA N 1 Bengkayang

Berita utama

Polda Jatim dan Perguruan Pencak Silat Tanda Tangani Kesepakatan Jaga Kamtibmas

Berita utama

Wujud Kepedulian TNI: Babinsa Labuan Amas Utara Segera Donor Darah untuk Ibu Pasca Melahirkan

Berita utama

Awali Kegiatan dengan Briefing dan Doa, Satgas Jembatan Garuda Tingkatkan Kinerja Pembangunan

Berita utama

Polres Pasuruan dan PMII Salurkan 6.000 Liter Air Bersih ke Desa Karangjati Lumbang

Berita utama

TNI-Polri Kawal Aksi Unjuk Rasa Warga Padangin, Kedepankan Pengamanan Humanis

Berita utama

Lemkapi Apresiasi Bidhumas Polda Jatim, Cepat dan Tepat Sajikan Informasi Publik