PADANG MEDIAKPK.COM — Polda Sumatera Barat terus mendorong peningkatan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital. Upaya tersebut dilakukan melalui program Polri Belajar yang mengangkat tema Komunikasi Efektif dan Pengelolaan Media, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang digelar Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sumbar itu diikuti sebanyak 490 personel dari berbagai satuan kerja dan satuan wilayah jajaran Polda Sumbar.
Dari jumlah tersebut, 60 peserta hadir secara langsung di Aula Biro SDM Polda Sumbar. Sementara 430 personel lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting dari Polres dan Polresta jajaran.
Peserta yang dilibatkan berasal dari berbagai fungsi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan komunikasi publik, di antaranya pengemban fungsi PPID, operator PID, Kasatbinmas, Kapolsek, Kasihumas hingga Bhabinkamtibmas.
Kepala Biro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Anissullah M. Ridha mengatakan, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki setiap anggota Polri.
Menurutnya, cara personel menyampaikan informasi dapat memberikan pengaruh terhadap pemahaman masyarakat sekaligus membentuk tingkat kepercayaan publik kepada institusi kepolisian.
“Setiap personel Polri perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik karena apa yang disampaikan kepada masyarakat akan memengaruhi persepsi dan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi,” ujar Anissullah.
Ia menambahkan, program Polri Belajar tidak sekadar menjadi ruang untuk menambah pengetahuan, tetapi diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap pelaksanaan tugas di lapangan.
Para peserta juga didorong untuk meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan-rekan di satuan masing-masing sehingga peningkatan kompetensi tidak berhenti pada peserta kegiatan.
“Kegiatan ini juga mendukung kebijakan Kapolda Sumbar dalam meningkatkan profesionalisme personel. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dan dibagikan kepada personel lainnya,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Polda Sumbar menghadirkan Kepala LKBN ANTARA Biro Sumatera Barat Ikhwan Wahyudi sebagai narasumber eksternal. Sedangkan dari internal Polda Sumbar, materi disampaikan oleh Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Beragam materi diberikan kepada peserta, mulai dari membangun komunikasi yang efektif, teknik menyampaikan informasi kepada masyarakat, pengelolaan pemberitaan, membangun hubungan profesional dengan media hingga penggunaan media sosial secara tepat.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga akurasi dan kecepatan informasi tanpa mengesampingkan proses verifikasi, etika, serta tanggung jawab dalam komunikasi publik.
Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menegaskan, tugas menjaga komunikasi dan citra institusi bukan semata-mata menjadi tanggung jawab personel Bidang Humas.
“Pada prinsipnya kehumasan merupakan tanggung jawab seluruh personel Polri. Setiap informasi yang disampaikan kepada publik memiliki konsekuensi terhadap citra institusi dan kepercayaan masyarakat,” tegas Susmelawati.
Ia menekankan agar setiap informasi kepolisian disampaikan secara akurat, objektif, humanis dan mudah dipahami masyarakat. Menurutnya, tuntutan terhadap kecepatan informasi harus tetap berjalan beriringan dengan verifikasi dan etika komunikasi.
Pemanfaatan media sosial juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Susmelawati mengingatkan agar platform digital digunakan secara profesional sebagai sarana edukasi, pelayanan informasi serta penyebarluasan berbagai kegiatan positif Polri.
“Media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, pelayanan informasi, dan penyampaian kegiatan positif Polri. Namun, penggunaannya tetap harus profesional, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Sementara itu, Ikhwan Wahyudi memberikan gambaran mengenai praktik kerja media, karakteristik pemberitaan serta kebutuhan wartawan terhadap informasi yang cepat, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kehadiran narasumber dari LKBN ANTARA sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dan sinergi antara kepolisian dengan insan media di Sumatera Barat.
Melalui kegiatan tersebut, Biro SDM Polda Sumbar berharap tercipta pemahaman yang lebih seragam di antara personel yang memiliki tugas dan peran dalam komunikasi publik, mulai dari fungsi Humas, PPID, operator media sosial, Bhabinkamtibmas hingga jajaran kewilayahan.
Program Polri Belajar juga direncanakan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menghadirkan narasumber dari internal maupun eksternal. Materi pembelajaran akan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta perkembangan lingkungan strategis dan komunikasi digital.
Dengan penguatan kompetensi tersebut, Polda Sumbar berharap setiap personel mampu menjadi komunikator yang profesional, informatif dan humanis dalam memberikan pelayanan serta menyampaikan informasi kepada masyarakat.
M.ROSIT








