Home / Berita utama / News / TNI AD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Prajurit Korem 101/Antasari Bersama Tim Gabungan Gempur Titik Api Karhutla di Wilayah Kalsel

BANJARMASIN – Prajurit jajaran Korem 101/Antasari bergerak cepat bersama tim gabungan BPBD, Polri, Manggala Agni, BPK, dan relawan masyarakat dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada Jumat, 21 Agustus 2026. Penanganan intensif dilakukan serentak di 17 titik api yang tersebar di wilayah Kabupaten Barito Kuala, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Balangan, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar.

Total estimasi luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai lebih dari 100 hektar, mencakup area semak belukar, vegetasi galam, hingga perkebunan sawit. Mayoritas kejadian dipicu oleh cuaca kering, tiupan angin kencang, serta kondisi tanah gambut yang membuat api cepat menyebar dan sulit dipadamkan di area bawah tanah.

Kabupaten Barito Kuala & Balangan: Pemadaman di Kelurahan Ulubenteng (±1,5 Ha) dan Desa Palingkau (±1 Ha) berhasil dikendalikan. Sementara di Desa Puntik Dalam (±0,4 Ha) serta wilayah HSU/Balangan seperti Desa Mawarsari (±0,7 Ha) dan Desa Pulau Damar (±10 Ha), petugas terus melakukan pembasahan (cooling down) untuk mengisolasi titik api di lahan gambut.

Kabupaten Tanah Laut: Tim gabungan berhasil memadamkan titik api di Kelurahan Pelaihari (±2 Ha) dan Desa Tambang Ulang (±10 Ha). Namun, pemadaman di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung (±50 Ha) masih terus diupayakan akibat kendala tiupan angin kencang dan ketiadaan akses jalan menuju titik terjauh.

Kota Banjarbaru & Kabupaten Banjar: Operasi penyekatan dan pemadaman masif menyasar 9 lokasi strategis, termasuk kawasan Liang Anggang, Gambut, Sungai Besar, hingga lahan milik TNI di Sungai Ulin. Pengerahan armada darat (tangki air dan mesin alkon) disokong oleh 1 unit helikopter water bombing guna menyekat pergerakan api.

Kabupaten Hulu Sungai Selatan: Kobaran api di Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang (±4 Ha) berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh Tim Siaga Karhutla dan Satgas BPBD.

Secara keseluruhan, tidak ada korban jiwa dalam rangkaian insiden ini. Kendala utama di lapangan meliput minimnya sumber air, angin kencang, dan sulitnya akses medan. Hingga Jumat malam, personel Korem 101/Antasari bersama unsur terkait tetap siaga penuh di lapangan untuk pemantauan serta pendinginan guna memastikan titik api tidak kembali menyala.(mask95).

Share :

Baca Juga

Berita utama

Perdalam Kompetensi Forensik Kepolisian, Bidlabfor Polda Jatim Gelar Coaching Clinic di Polres Situbondo

Berita utama

Diterpa Konflik! Dua Organisasi PERADIN Saling Klaim Legalistas, BPW PERADIN JATIM : PERADIN Adalah Organisasi Advokat Tertua di Indonesia

Berita utama

Kapolres Jember Serahkan Santunan untuk Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal

Berita utama

Media Informasi-Realita.net Berikan Sertifikat Penghargaan Kepada Kapolres Ngawi

Berita utama

Aslog Danlantamal XII Hadiri Musyawarah Provinsi VII Kamar Dagang dan Industri Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2024

Berita utama

Polri Hadirkan Air Bersih Warga Terdampak Bencana Banjir di Sumatera

Berita utama

Sinergitas Polisi dan TNI Tanggap Bencana Sigap Bantu Warga Terdampak Banjir di Ngawi

Berita utama

Wadan Lantamal XII Hadiri Acara Puncak Pekan QRIS Nasional Tahun 2024 Bank Indonesia Kalbar