Home / Berita utama / News / POLRI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Aksi AMPB 27 Agustus, Habib Syakur: Aparat dan Warga Jakarta Bukan Musuh

Aksi AMPB 27 Agustus, Habib Syakur: Aparat dan Warga Jakarta Bukan Musuh

Aksi AMPB 27 Agustus, Habib Syakur: Aparat dan Warga Jakarta Bukan Musuh

MEDIAKPK.COM JAKARTA — Rencana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar aksi di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026 mendapat perhatian dari Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi.

Habib Syakur mendukung penyampaian aspirasi yang dibawa massa AMPB, terutama terkait dorongan agar Undang-Undang Perampasan Aset segera disahkan serta tuntutan pemberian hukuman berat terhadap pelaku korupsi. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga aksi tetap damai dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat luas.

Menurut Habib Syakur, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Karena itu, aspirasi masyarakat Pati harus disampaikan melalui cara yang tertib sehingga substansi tuntutan tidak tertutup oleh persoalan keamanan maupun kericuhan.

“Sampaikan tuntutan dengan tegas, tetapi tetap dalam koridor hukum. Jangan sampai perjuangan melawan korupsi justru diwarnai tindakan yang merugikan masyarakat,” kata Habib Syakur di Jakarta.

Ia juga meminta peserta aksi tidak mudah terprovokasi selama berada di Ibu Kota. Massa diharapkan menghormati aparat keamanan serta warga yang tetap menjalankan aktivitas, termasuk pengguna jalan, pedagang dan pekerja.

Habib Syakur menilai aparat yang bertugas mengamankan demonstrasi bukanlah pihak yang harus diposisikan sebagai lawan. Menurutnya, perbedaan pandangan politik maupun kebijakan tidak seharusnya berkembang menjadi benturan antarmasyarakat.

“Jakarta adalah rumah bersama. Warga Jakarta bukan musuh dan aparat juga bukan musuh. Aspirasi bisa berbeda, tetapi persaudaraan dan ketertiban harus tetap dijaga,” ujarnya.

Ia berharap aksi AMPB nantinya mampu menunjukkan bahwa gerakan masyarakat dari daerah dapat menyuarakan persoalan nasional dengan cara yang konstruktif. Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga fasilitas umum, kebersihan lingkungan serta kelancaran lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Bagi Habib Syakur, tuntutan pemberantasan korupsi akan lebih kuat apabila disampaikan dengan sikap yang mencerminkan penghormatan terhadap hukum.

“Jangan ukur kekuatan gerakan dari seberapa besar kericuhannya. Ukur dari seberapa jelas pesan yang sampai dan seberapa bermartabat cara menyampaikannya,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh peserta aksi tetap mengedepankan persatuan dan kedewasaan dalam berdemokrasi.

“Perjuangkan tuntutannya dengan tegas, tetapi jangan melakukan kekerasan. Kawal agenda pemberantasan korupsi melalui jalur demokrasi dan hukum. Tunjukkan bahwa masyarakat Pati mampu bersuara keras tanpa harus membuat Jakarta menjadi arena kerusuhan,” pungkas Habib Syakur.

Share :

Baca Juga

Berita utama

Bupati Tanjab Barat dan Ketua TP-PKK Ikuti Lomba Senam Bersama di alun alun Kuala Tungkal

Berita utama

Babinsa Kodim 1009/Tanah Laut Latih Paskibra di Wilayah Binaan, Tanamkan Disiplin dan Jiwa Nasionalisme

Berita utama

Polsek Kenjeran Amankan Pencuri Kotak Amal di Mushola Al Muwahhidin Surabaya

Berita utama

Selain Menjadi Juri Penilai Lomba Ketangkasan Pramuka, Personel Kodim 1009/Tla Juga Berikan Motivasi

Berita utama

Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya Perkuat Sinergi “Jogo Jatim” Demi Stabilitas dan Kesejahteraan Masyarakat

Berita utama

Perkuat Ukhuwah Islamiah Danramil 07/Teluk Keramat Laksanakan Safari Ramadhan bersama Forkopimda Kab. Sambas.

Berita utama

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap DPO Pelaku Curanmor Yang Beraksi di 20 TKP.

Berita utama

Ketua Komisi III DPR Tegaskan Perpol 10/2025 Konstitusional dan Sejalan dengan Putusan MK