PATI, Mediakpk.com – Proyek pembangunan aspal jalan di Desa Sukopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang bersumber dari APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2025, menjadi sorotan.
Pantauan awak media pada Minggu (18/8/2026), sejumlah bagian permukaan jalan terlihat mengalami retakan dan kerusakan. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan bahwa kualitas pekerjaan belum sesuai dengan spesifikasi teknis yang tercantum pada papan informasi proyek.
Berdasarkan papan informasi di lokasi, proyek tersebut merupakan Pembangunan Aspal Jalan dengan anggaran sebesar Rp200 juta. Lokasi pekerjaan tercantum di RW 01, Desa Sukopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati.
Papan proyek juga mencantumkan volume pekerjaan, antara lain lebar L1 4 meter, L2 3 meter dan L3 4 meter, dengan panjang masing-masing P1 50 meter, P2 73 meter dan P3 178 meter.
Namun, hasil pantauan di lapangan menunjukkan adanya bagian permukaan aspal yang tampak retak serta material permukaan yang terlihat mengalami pengelupasan. Kondisi tersebut menjadi pertanyaan mengingat pekerjaan tersebut belum terlalu lama digunakan masyarakat.
Belum dapat dipastikan penyebab munculnya retakan tersebut. Diperlukan pemeriksaan teknis untuk mengetahui apakah kerusakan berkaitan dengan kualitas material, ketebalan aspal, proses pelaksanaan pekerjaan, kondisi tanah dasar, maupun faktor lainnya.
Masyarakat juga berharap pemerintah daerah melakukan pengecekan terhadap pekerjaan tersebut untuk memastikan pelaksanaan proyek sesuai dengan volume, spesifikasi teknis dan anggaran yang telah ditetapkan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana pekerjaan maupun Pemerintah Desa Sukopuluhan belum memberikan keterangan terkait kondisi jalan tersebut. Mediakpk masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk mendapatkan penjelasan mengenai pelaksanaan pekerjaan dan penyebab munculnya retakan pada permukaan jalan.
Lokasi: RW 01, Desa Sukopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.








