SURABAYA – Menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat membutuhkan peran aktif seluruh elemen, tidak hanya kepolisian. Sinergi tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Dialog Kebangsaan bertema “Merawat Bhinneka Tunggal Ika, Memperkuat Persatuan Bangsa di Tengah Polarisasi dan Ruang Digital” di Aula Sanika Satyawada Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Jalan Kalianget Nomor 1, Surabaya, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.15 hingga 14.25 WIB itu dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan AZ, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Kompol Anindita Harcahyaningdiyah, S.I.K., jajaran pejabat utama dan para kapolsek. Hadir sekitar 20 perwakilan kelompok masyarakat, termasuk PSHT Blang Utara dan IKSPI Cabang Surabaya.
Dalam arahannya, AKBP Irwan mengapresiasi kehadiran para perwakilan masyarakat dan perguruan silat. Ia menegaskan, forum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, persaudaraan, serta kepedulian bersama dalam menjaga keamanan dan kerukunan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Kapolres mengibaratkan lingkungan masyarakat sebagai rumah bersama yang harus dijaga. Karena itu, seluruh pihak diminta menghindari tindakan maupun sikap yang dapat merusak kerukunan dan memicu perpecahan. Menurutnya, dinamika keamanan wilayah yang cukup tinggi membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan kabar yang belum terverifikasi. Informasi provokatif yang tidak sesuai fakta berpotensi memperbesar perbedaan dan memicu konflik. “Mari kita lebih bijak dalam menyikapi setiap informasi agar tidak mudah terprovokasi,” pesan AKBP Irwan.
Kapolres menilai komunikasi yang baik dan kegiatan positif dapat memberikan dampak terhadap terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat pun dinilai menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Ketua PSHT Blang Utara, H. Imam, menyampaikan apresiasi atas ruang komunikasi yang diberikan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Ia berharap hubungan baik antara kepolisian dan perguruan silat di wilayah utara Surabaya terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Hal senada disampaikan Ketua IKSPI Cabang Surabaya, Aan. Ia mengapresiasi FGD tersebut sebagai sarana memperkuat komunikasi antara kepolisian dan organisasi masyarakat, khususnya perguruan silat. IKSPI Cabang Surabaya menyatakan siap membantu menjaga keamanan dan ketertiban, terutama di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto mengatakan FGD merupakan bagian dari upaya kepolisian memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga Harkamtibmas. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan perguruan silat penting karena keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama.
Ia menambahkan, ruang dialog semakin diperlukan di tengah cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial. Masyarakat diharapkan mampu menyaring informasi, menghormati perbedaan, serta mencegah potensi kesalahpahaman dan provokasi.(
m rosid








