Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / Kesehatan / KPK / TAG

Selasa, 23 Juni 2026 - 04:04 WIB

Rehabilitasi Irigasi Walahar di Kabupaten Cirebon Disorot, Material Batu Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Foto: Proyek Rehabilitasi Irigasi Walahar di Kabupaten Cirebon yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Tahun Anggaran 2026 menjadi sorotan masyarakat.

Foto: Proyek Rehabilitasi Irigasi Walahar di Kabupaten Cirebon yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Tahun Anggaran 2026 menjadi sorotan masyarakat.

MEDIAKPK.COM CIREBON – Proyek Rehabilitasi Irigasi Walahar di Kabupaten Cirebon yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Tahun Anggaran 2026 menjadi sorotan masyarakat.

‎Proyek pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi primer dan sekunder pada daerah irigasi seluas 1.000 hingga 3.000 hektare serta daerah irigasi lintas kabupaten/kota tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp713.595.759 dan dikerjakan oleh CV Karya Guyub Wiguna.

‎Sejumlah warga mempertanyakan penggunaan material batu pada pekerjaan pasangan saluran irigasi. Mereka menduga material yang digunakan berupa batu kapur, yang dinilai berbeda dengan spesifikasi teknis yang lazim digunakan pada pekerjaan pasangan batu untuk saluran irigasi.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media di lapangan, seorang warga berinisial A menyebut material yang digunakan diduga merupakan batu kapur.

‎”Setahu saya yang digunakan batu kapur. Seharusnya menggunakan batu yang lebih keras dan kuat karena saluran ini menahan aliran air yang cukup deras,” ujarnya kepada awak media.

‎Warga mengkhawatirkan penggunaan material tersebut dapat memengaruhi kualitas dan daya tahan bangunan irigasi dalam jangka panjang. Namun demikian, dugaan tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak pelaksana maupun instansi teknis terkait untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi pekerjaan yang telah ditetapkan.

‎Hingga berita ini ditulis, pihak pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi. Media ini membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak kontraktor maupun instansi terkait untuk memberikan hak jawab dan klarifikasi atas informasi yang berkembang di masyarakat.

Share :

Baca Juga

Berita utama

Dirut Bank Kalbar Hadiri Pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025

Berita utama

Satgas Yonzipur I/DD Lanjutkan Pemasangan Jembatan Bailey Pascabencana di Desa Garoga

Berita utama

Polsek Asemrowo Amankan Karyawan Gudang di Margomulyo Usai Curi Motor Rekan Kerja

Berita utama

Polres Pasuruan Gelar Pasar Murah di 17 Polsek untuk Bantu Ekonomi Warga

Berita utama

Satgas TMMD Regtas ke-126 Kodim 1208/Sambas Pasang Kran pada Penampungan Air

Berita utama

Ormas GMIM Tiada Henti Melakukan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Surabaya

Berita utama

Polri Kirimkan 7 Polwan Jadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji, Ini Tugasnya

Berita utama

L-KPK AKAN SEGERA MELAYANGKAN GUGATAN TERHADAP PIMPINAN CV CAHYA GRAFIKA