Home / Berita utama / POLRI / TAG

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:29 WIB

Ribuan Nelayan Bangkalan Gelar Tradisi Petik Laut, Wujud Syukur dan Sinergi Antar Institusi

Bangkalan, Ribuan masyarakat pesisir pantai utara Jawa Timur, khususnya para nelayan tradisional, kembali menggelar tradisi tahunan “Hajatan Laut” atau Petik Laut. Upacara adat ini diselenggarakan sebagai perwujudan rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa atas melimpahnya hasil tangkapan, sekaligus doa keselamatan bagi para nelayan selama melaut.

Rangkaian acara sakral ini terasa sangat istimewa karena dihadiri oleh jajaran penting lintas sektor. Prosesi secara resmi diberangkatkan langsung dari kediaman Kepala Desa (Kades) Tengket, Kecamatan Arosbaya, H. Suli. Rumah orang nomor satu di Desa Tengket tersebut menjadi pusat titik kumpul utama bagi seluruh elemen masyarakat dan tamu undangan sebelum menuju lokasi pelarungan.

Tampak hadir di lokasi perwakilan Forkopimcam mulai dari Camat, Kapolsek Arosbaya, hingga Danramil yang mengawal ketat jalannya keamanan acara. Selain itu, hadir pula perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangkalan serta para ulama setempat. Kehadiran para pemangku kebijakan dan tokoh agama ini mempertegas dukungan penuh pemerintah serta aparat terhadap kelestarian budaya lokal pesisir.

Di sela-sela acara, Kepala Desa Tengket, H. Suli, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kekompakan warga dan dukungan penuh dari seluruh pihak yang hadir.

“Hajatan Laut ini adalah bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT atas rezeki hasil laut yang melimpah. Alhamdulillah, tahun ini sangat meriah dan dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimcam serta para ulama. Semoga kebersamaan dan kerukunan warga Desa Tengket dan sekitarnya terus terjaga,” ujar H. Suli.

Di bibir pantai, puluhan perahu nelayan tradisional telah bersiap dan berjajar rapi. Perahu-perahu tersebut dihias meriah dengan bendera Merah Putih serta dipenuhi sesaji berupa hasil bumi dan jajanan pasar yang siap diarak dalam prosesi larungan ke laut lepas.

Sebelum prosesi pelarungan dimulai, seluruh elemen masyarakat beserta para pejabat yang hadir termasuk personel TNI AL dan Polri bersinergi melantunkan doa serta sholawat nabi secara khidmat. Gema sholawat yang dikumandangkan bersama menjadi penegas bahwa selain mempertahankan adat leluhur, masyarakat pesisir Bangkalan tetap mengedepankan nilai-nilai religius sebagai fondasi utama kehidupan.

Melalui kegiatan Hajatan Laut yang diadakan setiap tahun ini, hubungan sinergis antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat nelayan diharapkan dapat terus terjaga. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga kondusifitas wilayah pesisir serta mendongkrak kesejahteraan ekonomi para nelayan di Kabupaten Bangkalan.

Share :

Baca Juga

Berita utama

Soliditas TNI-Polri, Terjalin Erat di Lokasi TMMD ke-124 HST

Berita utama

Polres Trenggalek dan Bhayangkari Berbagi Ratusan Menu Buka Puasa Gratis

Berita utama

Kades Desa Tulung Pamotan Kembangkan Ketahanan Pangan, 124 juta Dana Desa Terealisasi Tiga Sapi Dan Kandang

Berita utama

Libatkan 6.874 Personel, Polda Jatim Gelar Operasi Lilin Semeru 2023 Pengamanan Natal dan Tahun

Berita utama

Polres Jember Beri Perlindungan Hukum dan Solusi KTD, Cegah Kasus Pembuangan Bayi

Berita utama

Polri Tegas, Tindak Pelanggaran Etik Kasus DWP 2024

Berita utama

Polda Jatim Tindak Tegas Oknum Anggota yang Terlibat Narkoba

Berita utama

TMMD ke-124 HST Fokus Air Bersih, Pengerjaan Sumur Bor Capai Tahap Signifikan