Home / Berita utama

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:33 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kerahkan 696 Personel Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT di Surabaya

TANJUNG PERAK – Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyiagakan ratusan personel gabungan untuk mengawal jalannya kegiatan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Surabaya Tahun 2026.

Prosesi sakral ini dijadwalkan berlangsung sejak Selasa (16/6/2026) siang hingga Rabu (17/6/2026) dini hari di kawasan Kenjeran Park (Kenpark).

Rangkaian pengamanan diawali dengan pelaksanaan apel gelar pasukan yang digelar sekitar pukul 13.00 WIB di depan gerbang Kenpark Surabaya, guna memastikan kesiapan seluruh unsur di lapangan.

Untuk menjamin kondusivitas Kota Surabaya selama acara berlangsung, pihak kepolisian menerapkan skema pengamanan ketat yang dibagi ke dalam tiga ring wilayah.

Skema ini melibatkan sedikitnya 696 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta jajaran Pemerintah Kota Surabaya.

Kabag Ops Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Dwi Basuki, melalui Kasi Humas Iptu Suroto, menjelaskan bahwa pembagian ring ini ditujukan untuk memetakan fokus pengamanan secara efektif.

“Pengamanan kami bagi menjadi tiga ring. Baik di lokasi utama kegiatan, maupun pada jalur-jalur rawan yang akan dilalui oleh massa,” ujar Iptu Suroto, Selasa (16/6).

Penyekatan dan pengamanan dilakukan ring 1 yang berlokasi di seputaran Pagoda Kenpark (lokasi acara), ring 2 sejumlah 7 titik meliputi depan area Kenpark, Taman Suroboyo, Jembatan Suroboyo, simpang 3 Jalan Jambangan, Pos Polisi Suramadu, Simpang 4 Jalan Tempurejo, dan Simpang 3 Jalan Wiranto.

Untuk penyekatan dan pengamanan ring 3 berjumlah 6 titik diantaranya simpang 4 Jalan Dukuh, Kya-Kya Jalan Kembang Jepun, Pos Polisi Mbah Ratu, dan Pos Polisi Dupak.

Tercatat sebanyak 866 warga baru PSHT yang akan disahkan dalam agenda tahunan ini. Guna mengantisipasi adanya gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), pihak kepolisian memberlakukan aturan ketat terkait mobilisasi peserta.

Iptu Suroto menegaskan, seluruh calon warga baru wajib berangkat secara kolektif menggunakan kendaraan yang telah disediakan dari masing-masing titik kumpul. Tidak diizinkan ada peserta yang berangkat secara mandiri atau menggunakan roda dua.

“Calon warga baru dilakukan pengawalan ketat secara melekat, mulai dari titik kumpul awal hingga tiba di lokasi pengesahan di Kenpark Kenjeran. Aturan ini juga berlaku sama saat kegiatan telah selesai, mereka akan dikawal kembali pulang,” jelasnya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini pencegahan pergerakan massa penggembira yang kerap memicu konvoi liar di jalanan protokol.

“Kami laksanakan pengamanan jalur di lokasi-lokasi tersebut untuk mengantisipasi massa penggembira yang nekat konvoi untuk masuk ke lokasi pengesahan. Pengamanan di tujuh titik Ring 2 dan empat titik Ring 3 akan kami berlakukan secara situasional,” pungkas Iptu Suroto.

Melalui sinergi ketat antara aparat keamanan, pemerintah kota, dan pengurus cabang perguruan pencak silat, diharapkan prosesi pengesahan warga baru PSHT tahun ini dapat berjalan dengan aman, khidmat, dan tetap menjaga kenyamanan warga Kota Surabaya. (*)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polda Jatim Perketat Pengamanan 1 Suro, Imbau Masyarakat Tidak Konvoi

Berita utama

Selalu Siaga Tim Kesehatan Bantu Warga Serta Dukung Kegiatan TMMD Ke-124 Kodim 1009/Tanah Laut

Berita utama

Pimpinan Redaksi Media TargetNews.Id Adakan Baksos di Hari Pers Nasional

Berita utama

Tinjau Banjir Jepara dan Demak, Nana Minta Tanggul Sungai Dievaluasi

Berita utama

Satgas TMMD ke 126 Kodim 1208/Sambas Pasang Paralon Pembuangan Mck RTLH

Berita utama

Dari Jalan Tergenang ke Bengkel Perbaikan, Polisi gunakan towing Evakuasi Mobil Warga Pascabanjir

Berita utama

Helikopter AW169 Polri Distribusikan 348 Kg Logistik Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Berita utama

Pastikan Stok Beras Aman Selama Ramadhan, Kapolres Sumenep Cek Gudang Bulog