Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI

Rabu, 29 April 2026 - 17:19 WIB

Kakorlantas Polri Membuka Pelatihan ETLE 2026 sebagai Langkah Penguatan Sistem Dakgar Nasional

Bogor — Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryo Nugroho, secara resmi membuka Pelatihan Operator Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Sistem Dakgar Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada 27 hingga 29 April 2026, bertempat di Hotel Ole Suites.

 

Pelatihan ini diikuti oleh ratusan personel Polri dari berbagai jajaran Polda di seluruh Indonesia yang telah ditunjuk sebagai operator ETLE. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan profesionalisme personel dalam mengoperasikan sistem ETLE, khususnya pada fungsi penegakan hukum (Dakgar), sehingga proses penindakan pelanggaran lalu lintas dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

 

Dalam sambutannya, Kakorlantas menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari langkah strategis Polri dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung penegakan hukum lalu lintas yang modern dan berkeadilan. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia sebagai faktor utama dalam keberhasilan implementasi sistem ETLE di lapangan.

 

Senada dengan hal tersebut, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Faizal, menyampaikan bahwa operator ETLE merupakan ujung tombak dalam proses penegakan hukum berbasis elektronik. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dan pemahaman teknis menjadi hal yang sangat krusial agar sistem dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata terhadap ketertiban berlalu lintas.

 

Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan pembekalan materi terkait alur kerja sistem ETLE, mulai dari proses capture pelanggaran, verifikasi data, validasi, hingga penerbitan dan pengiriman surat konfirmasi kepada pelanggar. Selain itu, peserta juga diberikan praktik langsung guna memastikan pemahaman yang komprehensif terhadap sistem yang digunakan.

 

Pada kegiatan ini juga diperkenalkan pengembangan perangkat ETLE berbasis teknologi terkini, yakni ETLE handheld dan ETLE drone. Kedua perangkat ini dihadirkan untuk mendukung fleksibilitas dan efektivitas penegakan hukum di lapangan, di mana ETLE handheld memungkinkan petugas melakukan penindakan secara mobile, sementara ETLE drone berfungsi untuk pemantauan sekaligus penindakan pelanggaran lalu lintas dari udara secara real-time.

 

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan standar operasional antar operator ETLE di seluruh Indonesia, sehingga tercipta sistem yang terintegrasi, konsisten, dan berkelanjutan.

 

Melalui pelatihan ini, diharapkan para operator mampu mengimplementasikan sistem ETLE secara maksimal di wilayah masing-masing, serta berkontribusi dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas dan menekan angka pelanggaran serta kecelakaan di jalan raya.

 

Dengan semangat Presisi, Korlantas Polri terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang modern, humanis, dan berbasis teknologi demi keselamatan seluruh pengguna jalan.

Share :

Baca Juga

Berita utama

Mendagri Tito Pastikan Bantuan BTT Daerah Bencana dari Pemerintah Pusat Tepat Sasaran

Berita utama

Babinsa Koramil 1002-01/Batang Alai Selatan Hadiri Poskamling di Desa Mahela

Berita utama

Bareskrim Polri ungkap Jaringan Narkoba Wilayah Jambi H dan DS

Berita utama

Polres Kediri Bangun Sumur Bor Bantu Kebutuhan Air Bersih Warga Desa Belor

Berita utama

Deklarasi Bersama Tolak Intoleransi dan Terorisme, Densus 88 AT Polri Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat

Berita utama

Kapolri Perintahkan Jajaran Antisipasi Kejahatan di Sekitar Stasiun Agar Pemudik Nyaman dan Aman

Berita utama

Tim JOGOBOYO 97 Bubarkan Balap Liar, Amankan Pelaku Kericuhan, dan Cegah Tawuran di Beberapa Titik Kota Surabaya

Berita utama

Posyandu Sehati Berlangsung Lancar Berkat Dukungan Babinsa Koramil Barabai