Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI

Jumat, 24 April 2026 - 19:45 WIB

Sterilisasi Pasar Tumpah, Petugas Gabungan Tertibkan PKL di Tambak Wedi

Surabaya. – Upaya sterilisasi kawasan dari aktivitas pasar tumpah terus digencarkan. Petugas gabungan dari Satpol PP Kota Surabaya, Kecamatan Kenjeran, bersama unsur TNI dan Polri, menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Tambak Wedi, Jumat (24/04), menyusul keluhan masyarakat terkait kemacetan dan terganggunya fungsi saluran drainase.

 

Penertiban dilakukan secara menyeluruh. Selain membubarkan aktivitas jual beli di badan jalan, petugas juga mengangkut sarana berjualan seperti meja, kursi, hingga perlengkapan lain milik PKL yang terbukti menempati bahu jalan dan menutup saluran air.

 

Lurah Tambak Wedi, Fian Surya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Surabaya untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum serta menjaga kelancaran arus lalu lintas dan sistem drainase.

 

“Penertiban ini berdasarkan laporan warga terkait kemacetan yang kerap terjadi. Instruksi Bapak Wali Kota sudah jelas, tidak boleh ada aktivitas berdagang di atas saluran air. Ini pelanggaran yang harus ditindak tegas,” ujarnya di lokasi.

 

Ia juga menepis anggapan bahwa penertiban dilakukan secara mendadak. Menurutnya, sosialisasi telah dilakukan sejak bulan Ramadan, baik secara lisan maupun tertulis, namun masih ditemukan pedagang yang mengabaikan aturan.

 

Situasi sempat diwarnai ketegangan saat petugas mulai mengangkut barang milik pedagang. Salah satu PKL, Muna, mengaku keberatan karena merasa kehilangan sumber penghasilan.

 

“Barang langsung diangkut dan kami diberi surat. Kalau jualan dipindah ke dalam rumah, tidak ada pembeli. Saya punya stand, tapi kalau tidak buka di depan, dagangan tidak laku,” keluhnya.

 

Meski mendapat penolakan, petugas tetap melanjutkan penertiban sesuai prosedur. Para pedagang diminta segera berpindah ke pasar tradisional resmi atau lokasi yang telah disediakan Pemerintah Kota Surabaya.

 

Pemerintah Kota memastikan pengawasan di kawasan Jalan Tambak Wedi akan diperketat guna mencegah munculnya kembali pasar tumpah.

 

“Kegiatan ini akan terus berlanjut. Jangan sampai setelah ditertibkan, kembali lagi seperti semula. Aturan harus ditegakkan demi kenyamanan dan kepentingan seluruh warga,” pungkas Fian.(gus)

Share :

Baca Juga

Berita utama

OLAHRAGA SEDULURAN AREK AREK SUROBOYO BERSAMA POLRESTABES SURABAYA MEMPERINGATI HARI BHAYANGKARA KE-80

Berita utama

Sebanyak 166 SPPG Polri Siap Diresmikan Presiden Prabowo Secara Serentak dari Tuban

Berita utama

12 GT Tersedia di Tol Fungsional Solo Jogja, Kecepatan Dibatasi 40-50 Km/jam

Berita utama

LSM GMBI menyalurkan Air Bersih Lima Tangki Setiap hari Untuk Dua Wilayah Kecamatan Balongpanggang – Benjeng.

Berita utama

Polda Papua dan Satgas Ops Damai Cartenz-2025 Bersinergi Ungkap Kasus Penembakan Warga Sipil di Yalimo

Berita utama

Kapolri Meresmikan Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia

Berita utama

Polda Jatim Ungkap Jaringan Perdagangan Satwa Dilindungi Belasan Tersangka Diamankan

Berita utama

Kapolres Probolinggo Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Tiris