Home / Berita utama / Hukrim / KPK / News / Peristiwa / Uncategorized

Rabu, 6 Desember 2023 - 05:11 WIB

Festival Blora Berkebaya Bentuk Komitmen Pelestarian Warisan Budaya

Festival Blora Berkebaya Bentuk Komitmen Pelestarian Warisan Budaya

Festival Blora Berkebaya Bentuk Komitmen Pelestarian Warisan Budaya

 

Blora, mediakpk.com| Festival Blora Berkebaya 2023 menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut peringatan Hari Jadi ke-274 Kabupaten Blora.
Acara itu diikuti oleh seluruh istri Pemerintah Desa, Lurah, Camat dan Pejabat Pemerintah Kabupaten Blora, beserta istri Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan BUMD beserta Karyawati se Kabupaten Blora, Senin (4/12/2023).

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Blora, Kiswoyo, SH., M.Si menyampaikan kegiatan tersebut mengusung pakaian tradisional adat Jawa yang dipakai oleh karyawati dan istri ASN Daerah Kabupaten Blora. Kebaya yang dipakai untuk festival itu harus model kebaya Kartini, kutubaru dan encim.

“Semua istri dan karyawati dari forkopimda, OPD, BUMN, BUMD, camat, kades, kalur, perangkat desa, dan organisasi wanita. Untuk istri atau karyawati dari BUMD, BUMN, perbankan, kelurahan, dan desa minimal mengirimkan perwakilannya 10 orang. Untuk jumlah keseluruhan peserta ini estimasinya tiga ribu peserta yang ikut festival berkebaya ini,” jelasnya.

Bupati Blora Arief Rohman, mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang diselenggarakan Didagkop UKM, Dinas Pendidikan Blora dan organisasi terkait, dan berharap untuk bisa dilaksanakan rutin setiap satu tahun sekali. Adanya festival ini para perempuan dan ibu-ibu PKK ini antusias ikut nguri-uri budaya Jawa.

“Kegiatan itu bisa untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap kebaya Indonesia serta sebagai bentuk komitmen pegawai perempuan terhadap pelestarian warisan budaya,” ucapnya.

Ketua Dekranasda Kabupaten Blora Ainia Sholichah Arief Rohman, mengatakan Festival Blora Berkebaya dan Pameran Kuliner yang dilaksanakan adalah upaya untuk menjaga warisan kekayaan tak benda yang menjadi budaya pakaian tradisional wanita Jawa.

Selain itu, kegiatan juga didesain bersamaan dengan pameran kuliner dan simulasi mantenan khas Jawa Tengah, sehingga para penampil baik dari penari massal, peserta festival kebaya dan pengunjung bisa beristirahat sambil makan-makan di pameran kuliner khas Blora, seperti lontong tahu, soto klethuk, pecel pincuk, bakso dan aneka jajanan kudapan dari PKL yang berjualan di seputar Alon – Alon Blora.

“Kami ingin melalui ribuan peserta Festival Blora Berkebaya dan tari kolosal, ini bisa memecahkan rekor MURI, dan ini adalah upaya kita menjaga kelestarian warisan budaya dan hak kekayaan intelektual tak benda, yang juga sudah didaftarkan ke UNESCO, sebagai warisan budaya tak benda, dan kami berharap bisa dilaksanakan rutin setiap tahun,” kata Ketua Dekranasda Blora Ainia Sholichah.

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Babinsa Tekarang Dampingi Dan Bantu Warga Bangun Jembatan Aramco di Wilayah Binaan

Berita utama

Pakar Energi Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU yang Ditaksir Rugikan Negara Rp5 Triliun

Berita utama

Cegah Terjadinya Kebakaran Hutan, Danramil 07/Teluk Keramat Hadiri Pelatihan Simulasi Bimbingan Teknis Karhutla

Berita utama

26.998 Prajurit Dikerahkan Dalam Latihan Kogab TNI 2025 di Morowali, Perkuat Pengamanan SDA Nasional

Berita utama

Polres Gresik Ungkap Curat di Menganti, Tersangka Diamankan di Jombang

Berita utama

Kapolda Jatim Apresiasi Kaderisasi GM FKPPI Anak Kandung TNI – Polri yang Berkontribusi Dalam Pembangunan Bangsa

Berita utama

Diduga Proyek Siluman Tanpa Papan Nama, Proyek Tebing Desa Candimulyo Sedan Abaikan UU KIP

Berita utama

Polda Jatim Bongkar 178 Kasus 3C Selama Juli 2026, Ratusan Pelaku Diamankan