Home / Berita utama / Hukrim / KPK / News / Peristiwa

Senin, 4 Desember 2023 - 13:49 WIB

Guru Penggerak Didorong Lebih Multitasking

Guru Penggerak Didorong Lebih Multitasking

Guru Penggerak Didorong Lebih Multitasking

 

Temanggung, mediakpk.com| Guru Penggerak diminta terus meningkatkan kemampuannya, sehingga diharapkan lebih multitasking. Apalagi, Guru Penggerak juga menjadi salah satu syarat calon kepala sekolah maupun pengawas.

Hal itu ditegaskan Penjabat Bupati Temanggung melalui Penjabat Sekda Agus Sujarwo, saat membuka Lokakarya 7, Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 8 dengan Tema “Panen Hasil Belajar”, di Gedung Sasana Budaya Bhumi Phala, Temanggung, Minggu (3/12/2023).

Agus menambahkan, ada tiga hal pokok berkaitan dengan dunia pendidikan di Temanggung yang harus disikapi, yaitu masalah SDM, baik guru, maupun tenaga pendidikan yang kurang. Kemudian, siswa yang kondisi belajarnya semakin menurun, serta kurangnya kepedulian orang tua.

“Guru Penggerak filsafatnya tiga, yaitu Tergerak, Bergerak, dan Menggerakkan, sehingga bapak/ ibu harus bisa melakukan. Kalau tidak, maka dana yang miliaran (rupiah) dari pemerintah untuk melakukan pendidikan Guru Penggerak ini, menjadi kurang manfaat. Transformasi pendidikan yang kita idam-idamkan tentu tidak akan berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Pj Sekda.

Ia berharap, dengan adanya Guru Penggerak, bisa mencapai hasil belajar siswa yang lebih baik daripada tahun sebelumnya. Selain itu, IPM juga harus meningkat. Jika saat ini IPM sebesar 71,49 atau masih level Pratama, tahun depan harus 74, naik level menjadi Madya.

Sementara itu, Widyaiswara Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Tengah, Djoko Sambodo menambahkan, pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru, untuk menjadi pemimpin pembelajaran.

“Calon Guru Penggerak, kita siapkan selama enam bulan dengan berbagai media, baik daring, maupun luring. Kemudian ada lokakarya dan sebagainya. Harapannya, menyiapkan calon Guru Penggerak menjadi pemimpin pembelajaran, yang diharapkan bisa membuat perubahan dan percepatan kualitas pendidikan di Indonesia,” katanya.

Djoko menjelaskan, selama enam bulan, 91 calon Guru Penggerak di Kabupaten Temanggung telah belajar menerapkan tiga paket modul utama. Pertama, paradigma dan visi Guru Penggerak, kedua, praktik pembelajaran yang berpihak kepada murid, dan ketiga menjadi pemimpin sekolah pembelajaran.

“Kami perwakilan dari BBGP Provinsi Jawa Tengah bermaksud untuk menyerahkan pengajar praktik dan Guru Penggerak angkatan 8 Kabupaten Temanggung, dengan rincian 18 pengajar praktik, 91 guru penggerak dari jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK, kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung, serta cabang Dinas Pendidikan wilayah 8 Provinsi Jawa Tengah, agar mampu memberdayakan Guru Penggerak yang telah lulus pendidikan,” tandasnya.

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Hadapi May Day 2025, Polres Pasuruan Gelar Gladi Pengamanan dengan 1.039 Personel

Berita utama

Operasi Lilin 2025: Polri Jaga Kenyamanan Sosial dan Spiritual Natal dan Tahun Baru

Berita utama

Polisi Beri Bantuan Bibit Jagung dan Pupuk di Sidoarjo, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Berita utama

Dandim 1009/Tla Kobarkan Semangat Dan Berikan Motivasi Kepada Anggota Paskibra Kabupaten Tanah Laut

Berita utama

Bersihkan Rumah Allah Pascabanjir, Polri dan Warga Bener Meriah Gotong Royong Siapkan Meunasah Sambut Ramadan

Berita utama

Kapolri Pastikan Siap Amankan dan Kawal Rute Pelantikan Presiden

Berita utama

Satgas TMMD Ke-124 Kodim 1009/Tla Gandeng BNNK Tala Sosialisasikan Bahaya Narkoba Di Desa Gunung Melati

Berita utama

Polresta Banyuwangi Kawal Pendistribusian Logistik Pilkada 2024