Home / Berita utama / Daerah / TNI POLRI

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:55 WIB

Tak Hanya Penuhi Kebutuhan Satgas, Dapur Umum IPDN di Aceh Tamiang Juga Dukung Ekonomi Warga

Foto: Tak Hanya Penuhi Kebutuhan Satgas, Dapur Umum IPDN di Aceh Tamiang Juga Dukung Ekonomi Warga

Foto: Tak Hanya Penuhi Kebutuhan Satgas, Dapur Umum IPDN di Aceh Tamiang Juga Dukung Ekonomi Warga

 

Aceh Tamiang — Di tengah upaya pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra, Dapur Umum yang dikelola oleh Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Aceh Tamiang tidak hanya memastikan kebutuhan konsumsi ribuan personel Satuan Tugas (Satgas) terpenuhi, tetapi juga turut menjadi penggerak roda ekonomi warga sekitar melalui pemanfaatan bahan pangan lokal.

Koordinator Dapur Umum Purnomo menyebut operasional dapur umum dimulai sejak 4 Januari 2026, tak lama setelah kloter pertama praja diterbangkan ke Aceh Tamiang pada 3 Januari 2026. Pada hari pertama, pelayanan dilakukan sebanyak 500 porsi. Seiring dengan pengerahan praja dan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara keseluruhan, sejak 5 Januari 2026 Dapur Umum beroperasi penuh dengan melayani 1.141 porsi untuk setiap waktu makan, yakni pagi, siang, dan malam.

“Menu sebagaimana arahan pimpinan, kami menggunakan standar pelayanan di Kesatriaan IPDN Jatinangor. Untuk makan pagi terdiri dari karbo atau nasi, kemudian ada serat melalui sayur, pemenuhan protein. Dan kalau di siang itu ada tambahan lauk hewani dan nabati, dan juga buah. Itu juga [menu] di makan malam,” katanya saat ditemui di Sentra Dapur Umum IPDN, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (17/1/2026).

Ia menjelaskan, bahan makanan Dapur Umum dipenuhi dari wilayah sekitar Aceh Tamiang, termasuk Langsa, Kuala Simpang, Pangkalan Brandan, hingga Medan. Bahan baku tersebut meliputi beras, minyak, bumbu, ikan, lauk-pauk, buah, dan sayuran. Upaya ini turut menghidupkan perekonomian warga di daerah terdampak bencana.

“Sebagaimana arahan pimpinan, kami untuk dapat juga berinteraksi atau mengambil bahan makanan tersebut dari masyarakat. Untuk menghidupkan ekonomi masyarakat di daerah terdampak, yaitu yang saat ini kita sama-sama berada di daerah Aceh Tamiang dan sekitar,” ujarnya.

Purnomo mengungkapkan, pengelolaan Dapur Umum di lapangan memiliki tantangan tersendiri dibandingkan dengan dapur permanen. Keterbatasan sarana, kebutuhan gas, harga bahan pokok yang relatif lebih tinggi, serta ketersediaan bahan di pasar menjadi kendala yang harus dihadapi. Oleh karena itu, penyusunan menu harus menyesuaikan kondisi lapangan. Jika bahan tertentu sulit diperoleh, maka akan dilakukan penyesuaian.

“Contoh kemarin kebutuhan kol, kentang, kemudian wortel agak susah, kita ubah menggunakan sayuran yang ada di wilayah tempat, seperti contoh sayur paku atau sayur pakis. Itu khas sini. Kita coba improvisasi dan Alhamdulillah bisa diterima oleh lidah kita semua, lidah teman-teman Satgas semua,” ungkapnya.

Saat ini, Dapur Umum IPDN didukung oleh 18 kru yang bekerja secara bergantian untuk melayani kebutuhan makan pagi, siang, dan malam. Para kru bekerja hampir tanpa jeda, memanfaatkan waktu senggang untuk beristirahat sejenak sebelum kembali bertugas.

Adapun untuk persiapan makan pagi dimulai sejak pukul 22.00 WIB hingga sekitar pukul 04.00 WIB dini hari. Setelah itu, dilanjutkan dengan proses penyajian, pengemasan, dan distribusi. Sekitar pukul 06.30 WIB, praja dan anggota Satgas mulai mengambil jatah makan pagi dan snack.

“Ada tim yang berangkat ke pasar untuk cari bahan baku dari subuh, kemudian jam 07.30-08.00 sudah sampai di dapur umum, langsung start, dilakukan pembersihan, peracikan, pembuatan bumbu dan lain-lain,” jelasnya.

Puspen Kemendagr

Rosid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polda Jatim Berhasil Ungkap Dua Kasus Mafia Tanah Lima Orang Ditetapkan Tersangka

TNI POLRI

Polres Sumenep Berhasil Amankan Terduga Pelaku Pembuang Bayi di Desa Pabian

Berita utama

Belasan SPBU di Surabaya Utara Aman, Polres Tanjung Perak Pastikan Tidak Ada Campuran Zat Lain – Stok Cukup

Berita utama

Satgas TMMD Regtas ke-126 Kodim 1208/Sambas Komsos Bersama Petani Jengkol di Lokasi TMMD

Berita utama

Hari Bhayangkara ke – 80, Polda Jatim Buka Kejuaraan Karate Kapolda Cup 2026 Momentum Lahirkan Atlet Berprestasi

Berita utama

Buka Akses Jalan, Polres Malang Bersama TNI dan Warga Bersihkan Tanah Longsor di Wagir

Berita utama

Polsek Krembangan Amankan Dua Terduga Pelaku Judi Online di Pasar Podomoro

Berita utama

Anggota Koramil 1002-03/Haruyan dan Warga Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi Cegah Banjir