Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:19 WIB

Survei Nasional Rumah Politik Indonesia: Optimisme Publik terhadap Transformasi Polri Diprediksi Meningkat di 2026

JAKARTA — Rilis survei nasional Rumah Politik Indonesia menunjukkan optimisme publik terhadap transformasi budaya di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menguat. Hasil survei tersebut memperlihatkan masih besarnya harapan masyarakat terhadap upaya pembenahan dan perbaikan yang dilakukan institusi Polri.

Survei ini berbeda dengan sejumlah survei sebelumnya, termasuk survei yang dilakukan oleh KPS, baik dari sisi metodologi maupun cakupan wilayah. Rumah Politik Indonesia melakukan survei di 30 provinsi dari total 38 provinsi di Indonesia pada periode 2 hingga 9 Januari 2026. Sejumlah daerah tidak disertakan karena terdampak bencana alam sehingga tidak memungkinkan dilakukannya pengumpulan data.

Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara langsung serta pengisian kuesioner secara daring menggunakan Google Form. Total responden dalam survei ini berjumlah 1.200 orang, berusia 17 tahun ke atas, dengan margin of error sebesar 2,8 persen.

Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, mengatakan hasil survei menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri diprediksi mengalami peningkatan pada tahun 2026.

“Hasil survei kami menunjukkan mayoritas masyarakat masih memiliki optimisme terhadap transformasi yang dilakukan Polri. Ini menjadi sinyal positif bahwa upaya pembenahan institusi masih mendapat kepercayaan publik,” ujar Fernando Emas, Senin (12/1).

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 29 persen responden menyatakan cukup optimis, 24 persen optimis, dan 21 persen sangat optimis terhadap transformasi Polri ke depan.

Sementara itu, responden yang menyatakan tidak optimis tercatat sebesar 6,9 persen, sedangkan 10,4 persen responden memilih tidak memberikan jawaban.
Fernando menilai angka tersebut menunjukkan bahwa ruang perbaikan masih terbuka lebar, sekaligus menegaskan adanya harapan besar dari masyarakat.

“Artinya masih ada harapan. Masyarakat masih optimis terhadap transformasi yang dilakukan Polri. Karena itu, mari kita sama-sama mendukung langkah-langkah pembenahan, baik yang dilakukan oleh institusi Polri maupun pihak-pihak terkait,” katanya.

Ia menambahkan, dukungan publik perlu diiringi dengan konsistensi reformasi internal dan peningkatan kinerja pelayanan kepolisian agar kepercayaan masyarakat benar-benar terjaga.

“Kami berharap pada 2026 ini terjadi perbaikan nyata sesuai dengan hasil survei yang baru saja dirilis. Optimisme publik ini harus dijaga dengan reformasi yang konsisten dan peningkatan kinerja Polri secara berkelanjutan, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Fernando.

Rumah Politik Indonesia menilai, dengan dukungan publik yang masih cukup kuat tercatat sebesar 12,9 persen berada pada spektrum harapan lanjutan Polri memiliki modal sosial penting untuk terus melanjutkan transformasi institusional demi mewujudkan pelayanan yang lebih profesional, transparan, dan humanis

Rosid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Warga dan Satgas TMMD Kodim 1208/Sambas Rayakan Selesainya Pembangunan dengan Makan Bersama

Berita utama

Polres Ngawi Hadirkan Warung Kompas Presisi Bangun Komunikasi Perkuat Sinergi untuk Kamtibmas

Berita utama

Puncak Libur Lebaran Idul Fitri 1445 H, Polres Rembang bersama Jajaran Back Up Obyek Wisata

Berita utama

Antisipasi Banjir, Babinsa Pandawan Bersama Masyarakat Laksanakan Pembersihan Drainase

Berita utama

Berkat Mesin Molen, Pekerjaan Satgas TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas Jadi Lebih Ringan

Berita utama

Cangkrukan Kamtibmas Polres Kediri Kota Berbagi Sembako dan Gelar Bakti Kesehatan

Berita utama

Jalan Sehat HUT ke- 52 Korpri, Nana Kembali Ingatkan ASN Tidak Boleh Berpolitik Praktis

Berita utama

Butuh Penanganan Medis : Negara Harus Hadir Menolong Anak 12 Tahun Pengidap Penyakit Kanker Perut Di Pamijahan Kab Bogor