Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI / Uncategorized

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:19 WIB

Wakapolri Tinjau Aceh Tamiang dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari Batalyon Dhira Brata Akpol 1990

Aceh Tamiang — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., meninjau langsung kondisi wilayah Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang dan longsor, Rabu (3/12/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat, mendata kebutuhan paling mendesak, serta mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan yang baru tiba di wilayah tersebut.

Komjen Dedi bertolak dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara menggunakan helikopter AW milik Korps Polairud Baharkam Polri dan setibanya di Aceh Tamiang disambut oleh Bupati Armia Fahmi sebelum langsung bergerak menuju posko bantuan Kemensos.

Di lokasi tersebut, Wakapolri mencatat kebutuhan yang sangat mendesak bagi warga, seperti air bersih, air minum, pakaian, serta armada truk untuk mengangkut logistik dari pelabuhan ke titik-titik pengungsian.

Dalam dialognya dengan Kapolres dan Kapolsek setempat, Komjen Dedi memastikan kondisi jajaran yang juga terdampak bencana, dan ketika mengetahui adanya kebutuhan pakaian dinas lapangan, beliau menegaskan Polri akan segera mengirimkan 600 stel PDL untuk seluruh personel Polres Aceh Tamiang.

Wakapolri juga memberikan arahan taktis mengenai pemanfaatan kendaraan taktis Brimob, termasuk Water Treatment, untuk mendukung penanganan kebutuhan air bersih bagi warga.

Selanjutnya, Wakapolri bersama Bupati meninjau kompleks Pendopo Bupati Aceh Tamiang yang sebelumnya terendam hingga lebih dari dua meter saat puncak banjir.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah warga menyampaikan ucapan terima kasih dan berharap bantuan terus ditingkatkan mengingat kondisi beberapa wilayah yang masih terisolasi.

Momen haru terjadi ketika istri Bupati, yang tengah membersihkan bangunan pendopo, menghampiri Wakapolri sambil menahan haru.

Kepadanya, Komjen Dedi menegaskan bahwa Polri akan membantu Aceh Tamiang pulih semaksimal mungkin.

Wakapolri kemudian menyerahkan sejumlah logistik di area Pendopo untuk didistribusikan kepada warga melalui Bupati dan para kepala dusun.

Setelah itu, beliau meninjau gudang logistik, di mana seorang Bhayangkari mendatanginya sambil menangis dan menceritakan bahwa Asrama Polisi hancur akibat bencana serta dirinya tidak memiliki keluarga di Aceh Tamiang.

Komjen Dedi memastikan bahwa bantuan akan segera datang dan Polri akan memberikan dukungan penuh kepada keluarga Polri yang terdampak.

Usai seluruh rangkaian kegiatan, Wakapolri bergerak menuju titik heli Polri dan kembali ke Kualanamu untuk melanjutkan peninjauan bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera Barat.

Dalam kesempatan yang sama, Wakapolri juga memastikan distribusi bantuan kemanusiaan dari Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 untuk korban banjir bandang dan longsor di Aceh Tamiang.

Bantuan tersebut tiba sehari sebelumnya menggunakan Kapal KN Berhala milik Navigasi Ditjen Perhubungan Laut.

Bantuan yang disalurkan meliputi beras sebanyak total ±32 ton dalam kemasan 5 kg dan 10 kg, mie instan ±1.100 kardus ditambah 200 kardus tambahan, minyak makan 310 dus (kemasan 1 liter), serta air mineral 300 dus.

Selain itu, Batalyon Dhira Brata juga menyalurkan bantuan dari warga Aceh Tamiang di Medan berupa popok anak, air mineral ±30 dus, kue roti Unibis 5 kardus, biskuit 30 kardus, dan minyak makan 50 kardus.

Seluruh bantuan diangkut bersama bantuan dari berbagai instansi di wilayah Medan dan ditinjau langsung oleh Menteri Perhubungan serta para Dirjen Kemenhub.

Menteri Perhubungan memberikan apresiasi khusus kepada Alumni Akpol 1990 karena bantuan yang diinisiasi oleh Wakapolri selaku Ketua Umum Alumni Akpol ’90 ini merupakan salah satu yang terbesar jumlahnya.

Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 menegaskan komitmennya untuk terus hadir bagi masyarakat yang membutuhkan serta memastikan bantuan menjangkau wilayah-wilayah yang masih terisolasi akibat bencana besar di Aceh Tamiang.

Dengan sinergi Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, pemulihan Aceh Tamiang diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan menyeluruh.

Rosid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Kawat Plasteran Dinding RTLH Program TMMD Reguler Ke-129 Kodim 1208/Sambas Mulai Dipasang

Berita utama

Kapoda Jatim Bersama Gubernur Tinjau Kesiapan Alat Mitigasi Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem

Berita utama

Jam Rawan Kejahatan, Polsek Sedan Galakan BLP Dinihari ke Perbankan

Berita utama

Ditpolairud Polda Jatim Terjunkan Personel Bantu Evakuasi Korban Banjir

Berita utama

Hadirkan Eks Napiter Poso, Divhumas Polri Gelar FGD Kontra Radikal di Kabupaten Sigi

Berita utama

Babinsa Desa Dawuhan Sertu Fanda Bersama Warga Gelar Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

Berita utama

TMMD ke-125: Wujudkan Kesejahteraan dengan Sentuhan Religius di Kuin Acil

Berita utama

Sampaikan Imbauan Pemilu Aman dan Damai Kepada Masyarakat oleh Personel Polsek Maliku