Popular Posts

Korban Meninggal Dunia Dampak Mesin Penggiling Yang Tiba-tiba Hidup

 

Surabaya – Kematian pria berinisial MZ (22 tahun), warga Desa Somor Koneng, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan Madura, yang merupakan seorang pekerja pabrik sosis CV. Anugrah Artha Abadi di Jalan Nambangan Surabaya, dinilai janggal.

Peristiwa tragis yang terjadi pada hari Selasa tanggal 12 Agustus 2025 lalu, juga diduga ada unsur kesengajaan. Pasalnya, mesin mixer giling yang sebelumnya mati, saat dibersihkan oleh korban tiba-tiba hidup dan menggiling hingga meninggal dunia.

Sementara itu, dari pihak keluarga sangat menyayangkan, karena hanya mendapatkan uang santunan sebesar 5 juta rupiah, yang diwanti-wanti dari pemilik pabrik sosis.

Baca Selengkapnya  Polda Jatim Berhasil Amankan Seorang Pemuda di Jaksel Tersangka Penyebaran Konten Pornografi Anak Lewat Medsos

Menurut keterangan sumber media ini, meninggalnya korban sangat tidak wajar. Ada dugaan korban tergiling mesin mixer saat hendak membersihkan.

“Awalnya mesin mixer mati, saat dibersihkan, mesin mixer tiba-tiba langsung hidup sehingga korban tergiling dan meninggal dunia di tempat,” kata sumber yang enggan disebut namanya.

Saat kejadian, lanjutnya, berdatangan petugas kepolisian, BPBD serta Satpol-PP Kota Surabaya dan membawa korban ke RSD Soetomo Surabaya.

“Di rumah sakit, korban dilakukan autopsi dan langsung dibawa ke rumah duka Desa Somor Koneng, Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan Madura,” ungkapnya.

Baca Selengkapnya  Babinsa Koramil 1002-06/Barabai Dampingi Lomba, Pos Kamling HUT Bhayangkara ke-79 di Desa Ayuang

Mendapat keterangan tersebut, awak media mendatangi pabrik sosis CV. Anugrah Artha Abadi yang berlokasi di Jalan Nambangan Surabaya, untuk konfirmasi kepada Soetikwan selaku owner namun sulit untuk ditemui.

Hingga berita ini dipublikasikan ke media massa, wartawan koran ini masih belum mendapat keterangan resmi dari pihak Kepolisian maupun owner dari pabrik sosis yang dugaan memiliki lorong pembuagan limbah langsung di Kali Kedung Cowek Surabaya.