Home / Berita utama / Daerah / Home / Hukrim / Kesehatan / Kolom / KPK / Nasional

Rabu, 25 Juni 2025 - 23:51 WIB

Masuk 5 Besar Nasional, Kompolnas Kunjungi Polres Malang Cek Layanan Publik

Masuk 5 Besar Nasional, Kompolnas Kunjungi Polres Malang Cek Layanan Publik

Masuk 5 Besar Nasional, Kompolnas Kunjungi Polres Malang Cek Layanan Publik

MALANG – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, mendapat kunjungan dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam rangka visitasi penilaian Kompolnas Award 2025, Rabu (25/6/2025).

Visitasi ini menjadi bagian dari proses verifikasi lapangan atas capaian Polres Malang yang berhasil menembus lima besar terbaik nasional.

Tim Kompolnas dipimpin oleh Dr. Supardi Hamid, M.Si., bersama jajaran dewan juri dan staf sekretariat.

Kehadiran mereka bertujuan untuk melakukan verifikasi lapangan terhadap pelayanan publik yang telah dijalankan Polres Malang.

Ketua Tim Kompolnas Award, Dr. Supardi menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya untuk memastikan kesesuaian antara data capaian dengan kondisi riil di lapangan.

“Kami ingin memastikan bahwa apa yang dilaporkan sesuai dengan kenyataan di lapangan. Dari apa yang kami lihat, kolaborasi Polres Malang dengan stakeholder daerah sudah sangat kuat,” ujar Supardi di Aula Polres Malang.

Menurut Supardi, sinergi antara Polres Malang, Pemkab, TNI, tokoh agama, hingga tokoh adat menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Kompolnas Award.

Ia juga mengapresiasi keberhasilan Polres Malang masuk ke jajaran lima besar nasional bersama dua Polres lainnya dari Polda Jatim.

“Ini merupakan langkah maju untuk mendorong profesionalisme dan semangat pelayanan publik yang lebih baik di tubuh Polri,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S., menyampaikan bahwa visitasi ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Visitasi ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh anggota. Kami terbuka terhadap evaluasi dan saran untuk menyempurnakan layanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres AKBP Danang.

AKBP Danang juga menegaskan bahwa Polres Malang saat ini melayani 30 kecamatan dari total 33 wilayah di Kabupaten Malang.

Ia menyebut capaian Polres tak lepas dari dukungan berbagai pihak.

Menurutnya, sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam meningkatkan pelayanan publik.

“Kami membuka diri terhadap masukan dan kritik, karena ini menjadi bagian penting dalam perbaikan dan inovasi berkelanjutan. Kami juga berharap program-program yang kami jalankan dapat terus bersinergi dengan pembangunan daerah,” tambahnya.

Dalam agenda visitasi, Tim Kompolnas turut meninjau sejumlah layanan publik unggulan seperti Command Center 110, pelayanan SKCK, Satreskrim, dan Satpas.

Kegiatan juga diisi dengan dialog serta pendalaman oleh tim penilai terhadap data dan inovasi pelayanan yang telah dijalankan Polres Malang.

Polres Malang menjadi satu dari tiga kandidat asal Polda Jatim yang masuk dalam penilaian Kompolnas Award 2025.

Kompolnas menyebut penghargaan ini diberikan setiap tahun sebagai strategi untuk mendorong peningkatan kinerja dan profesionalisme kepolisian dalam melayani masyarakat. Rosid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Kapolres Rembang Sampaikan ke Bupati: Kantor Pelayanan Masyarakat Tetap Buka, Aspirasi Warga Tetap Dikawal

Berita utama

Kadivhumas Polri Tekankan Peran Humas dalam Mendukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026

Berita utama

kalender yaitu bertepatan dengan hari raya Natal, Natal adalah hari raya umat Kristen

Berita utama

Polres Tanjung Perak Berhasil Menangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Berita utama

Berkah Ramadan: Polsek Asemrowo Bagikan Takjil untuk Masyarakat

Berita utama

Pasi Ops Kodim 1208/Sambas Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2026 di Polres Sambas

Berita utama

Buka Kejuaraan Bola Voli Kapolri Cup 2024, Irjen Pol. Dedi Prasetyo: Kontribusi dan dukungan Polri bagi kemajuan olahraga Indonesia

Berita utama

Press release di Polrestabes Surabaya ungkapan kasus pembunuhan tambak sukolilo