Home / Berita utama / Daerah / Home / Hukrim / Kesehatan / Kolom / KPK / Nasional / Pendidikan / Uncategorized

Rabu, 25 Juni 2025 - 22:15 WIB

Ditipu 1,Miliar lebih, Nasabah Ini Pertanyakan Keseriusan Pimpinan Bank BRI Pamekasan

Ditipu 1,Miliar lebih, Nasabah Ini Pertanyakan Keseriusan Pimpinan Bank BRI Pamekasan

Ditipu 1,Miliar lebih, Nasabah Ini Pertanyakan Keseriusan Pimpinan Bank BRI Pamekasan

 

PAMEKASAN, Kasus dugaan penggelapan uang nasabah di Bank Republik Indonesia (BRI) KC Pamekasan yang bergulir sejak tahun 2020 silam kembali menyeruak setelah seorang warga asal Kecamatan Batumarmar mendatangi kantor berplat merah tersebut.

Pada hari ini, Rabu (25/6/2025) sore, korban yang diketahui bernama Haeruddin itu tiba-tiba mendatangi kantor Bank BRI KC Pamekasan bersama kuasa hukumnya Rachmat Nur Wahyudi (Paralegal) asal Rembang Jawa Tengah.

Sebagai penerima kuasa hukum korban, Rachmat Nur Wahyudi rela terbang dari Jawa Tengah ke Pamekasan, Madura untuk mendampingi kliennya menuntut haknya ke pimpinan Bank BRI KC Pamekasan.

“Tujuan ingin bertemu pimpinan BRI Pamekasan untuk mempertanyakan kejelasan pengembalian uang klien saya yang telah ditipu, dibohongi oleh oknum marketing resmi bernama Anis,” ucap Rachmat kepada awak media.

Rachmat menyebut kliennya bernama Haeruddin tersebut telah ditipu oleh oknum Bank BRI KC Pamekasan yang kasusnya mencuat sejak tahun 2020, namun sampai saat ini pelakunya belum kunjung dijebloskan ke penjara.

“Dari laporan tahun 2021 hingga saat ini belum jelas. Besok kita akan naikkan kembali melalui laporan ke polisi,” ungkapnya.

Sedangkan, Haeruddin menyebut bahwa korban kurang lebih ada 16 orang. Kalau pihaknya awalnya ditawari investasi puluhan juta dengan iming-iming hadiah sepeda motor dan mobil.

“Uang saya setor ke Anis dan diajak masuk ke dalam, awalnya saya investasi uang 50 juta dapat hadiah sepeda motor sama uang 13 juta, tapi sebagian gak keluar,” ucapnya.

Ia mengaku telah memulai investasi sejak tahun 2019 sampai tahun 2020. Menurutnya pelaku tidak ditangkap dan uangnya tidak kembali.

“Kerugian yang saya alami mencapai 1,Miliar lebih bebernya.

Sementara, upaya kedatangan Haeruddin bersama kuasa hukumnya tidak ditemui langsung oleh kepala Bank BRI KC Pamekasan. Namun, melalui salah satu petugas satpam yang berjaga di dalam kantor Bank BRI KC Pamekasan, keduanya diminta untuk mendatangi kembali pada keesokan harinya.

“Dari pimpinan diminta untuk mendatangi kantor kembali besok pak,” ucapnya, singkat.

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan

Berita utama

Tekad Bulat Perjuangkan Dunia Pendidikan Dan UMKM, Kunjung Wahyudi Calonkan Diri Maju Sebagai Anggota DPD RI 2024 Utusan Jatim

Berita utama

Kajati Jatim Hadiri Musrenbang Provinsi Jawa Timur Bahas RPJMD Dan RKPD

Berita utama

Satgas TMMD ke-124 Kodim 1002/HST Genjot Rehab Rumah Ardiansyah: Pemasangan Atap Dimulai

Berita utama

Gelapkan Uang Pembelian Mobil, Pria di Surabaya Diamankan Polsek Rungkut

Berita utama

Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Kemenangan Perdana di AVC Men’s Club Championship 2026 Pontianak

Berita utama

Antusiasnya Perempuan Ikuti Serat Kartini Yang di Gelar Pemprov Jateng

Berita utama

Polresta Sidoarjo Siagakan 1.200 Personel Pelayanan Pengamanan Hari Buruh 2026