Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / Peristiwa / TNI POLRI / Uncategorized

Selasa, 20 Mei 2025 - 16:04 WIB

Pengacara Ahmad Rifa’i,S.H,” Tragedi Pembacokan Salamullah di Jalan Kedinding Lor Hingga Meninggal Dunia, Diduga Bukan Karena di Massa Melainkan di Bunuh Satu Orang

Pengacara Ahmad Rifa'i,S.H,

Pengacara Ahmad Rifa'i,S.H," Tragedi Pembacokan Salamullah di Jalan Kedinding Lor Hingga Meninggal Dunia, Diduga Bukan Karena di Massa Melainkan di Bunuh Satu Orang

 

Surabaya, – mediakpk.com Korban pembacokan yang di lakukan oleh orang tidak di kenal di jalan Kedinding Lor Surabaya menjadi sebuah pertanyaan yang sangat besar bagi keluarga korban.Senin ( 19/5/2025 )

Kejadian ini berawal dari ramainya rekaman CCTV korban pembacokan Salamullah ( 30 thn ) warga bulak banteng madya gang 10 nmr 35 Kelurahan Sidotopo wetan Kecamatan Kenjeran Surabaya,ini di teriakin pencuri ( maling ),sambil berlari masuk ke area masjid Shirothol Mustaqim,dengan pakai baju putih dengan pakai sarung sesuai foto yang di TKP.

 

Tiba tiba dari foto yang beredar di medsos,korban Salamullah sudah berlumuran darah dengan luka sobek di dada bahkan tangan korban terputus hingga hilangnya nyawa.

Dari kejadian ini pihak pengacara Ahmad Rifai,S.H sekaligus ketua RW 9 Kelurahan Sidotopo Wetan Kecamatan Kenjeran Surabaya angkat bicara, terkait kejadian ini sangatlah ganjal dan tidak masuk akal,dari teriakan maling,kenapa korban ini sampai meninggal dunia dengan beberapa sayatan di tubuhnya hingga lengan putus,ini menjadi pertanyaan yang harus bisa di ungkap oleh pihak kepolisian,dari Polsek Kenjeran maupun Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” ujar Ahmad Rifa’i

“Dengan kejadian ini saya meminta perkara ini harus menjadikan atensi,karena sangat di pertanyakan dengan kejadian tersebut,supaya hukum ini tidak di permainkan oleh oknum siapapun”

Sambungnya, pembunuhan ini kemungkinan besar dilakukan oleh satu orang bukan dimassa,kalaupun anak ini mencuri setidaknya ada bukti yg di curi oleh korban

“Harapan kami supaya tersangka bisa terungkap secepatnya dan jangan sampai dengan kejadian ini kriminalitas semakin tinggi,karena sangat mudah masyarakat untuk mengatakan pencuri hingga bisa menghilangkan nyawa seseorang,”pungkasnya.

Sebelum berita ini di naikkan,pihak Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sudah di mintai konfirmasi,tetapi tidak ada tanggapan sampai berita di naikkan.

(M Rosid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Heboh Sengketa Waris Triliunan Di PT. SDS Ternyata Tak Sebesar Yang Diberitakan Dan Perkaranya Ditangani PN Surabaya

Berita utama

Pangdam Cenderawasih Resmikan 4 Kodim Baru di Daerah Rawan

Berita utama

Kapolda Jatim Tinjau Kota Batu Pastikan Keamanan Jalur Wisata Saat Puncak Libur Lebaran

Berita utama

Peduli Kaum Difabel Polres Probolinggo Tasyakuran Hari Jadi Polwan ke – 76 di SLB Kraksaan

Berita utama

Himbara Solid di Tengah Guncangan Ekonomi Global

Berita utama

Divhumas Polri Ungkap Perkembangan lanjutan Sidang KKEP Kasus DWP 2024

Berita utama

Sambut HUT Bhayangkara, Personel Kodim 1009/Tla Mengikuti Kegiatan Bakti Sosial Donor Darah

Berita utama

Berita kehilangan seorang Anak remaja perempuan