Indramayu jawa barat. Mediakpk.com Persoalan sampah merupakan salah satu tugas yang tak henti henti bagi penduduk dan pemerintah baik pemerintah desa hingga pemerintah daerah dan pemerinatah pusat.
Karena dalam kebutuhan manusia memiliki berbagai kebutuhan yang setiap hari menggunakan dan memakai prodak makanan dan prodak lainya
yang di perlukan dalam kebutuhan sehari hari yang bersumber dari produksi pabrik contoh plastik ,kertas dan sumber yang alami yaitu hasil dari bumi seperti dedaunan dan lainya
Persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama antara pemrintah dan masyarakat begitu juga pemerintah Desa Dadap sangat lah peduli hingga persoalan sampah menjadi priyoritas dalam program pemerintah Desa.
Dengan bersumber anggaran dana desa tahap 2 tahun 2024 pemerintah desa Dadap mengalokasikan anggaran dengan nominal RP 70 .000.000
untuk tempat pengelolahan sampa (TPA) yaitu dengan membuat penangkal air laut sebagai mana TPA tersebut berada di lokasi yang berdekatan dengan laut .
Tujuan utama dari penangkalan untuk mengantisipasi tempat supaya tidak kena abrasi ombak laut yang akan berdampak ke tempat TPA. dan tanah milik warga yang ber ada di sekitar tersebut.
Demi untuk kepentingan masyarakat Dadap pemerintah desa melalui kepala desa asrikin langsung turun kelokasi guna meninjau langsung keberadaan kerjaan proyek TPA tersebut
kuwu asrikin mengungkapkan kepada awak media bahwa persoalan sampah hal yang sangat urgen dalam kehidupan masyarakat karena setiap hari warga pasti membuang sampah sesuai kebutuhan sehari hari
Apalagi warga desa dadap ber penduduk lebih dari 20. 000. jiwa jumblah penduduk tentunya akan menjadi persoalan dan kegiatan rutinitas setiap hari untuk membersikan dan mengangkut sampah untuk di buang ketempat yang jau dari pemukiman warga yaitu TPA. pawarta bang jhon








