Home / Berita utama / Daerah / Home / Hukrim / KPK / News / Pendidikan / Peristiwa / Uncategorized

Minggu, 15 Desember 2024 - 11:45 WIB

Distribusi Rokok Ilegal di Banyuates: Aktivis Sebut Aparat “Macan Ompong”

Distribusi Rokok Ilegal di Banyuates: Aktivis Sebut Aparat “Macan Ompong”

Distribusi Rokok Ilegal di Banyuates: Aktivis Sebut Aparat “Macan Ompong”

MEDIAKPK.COM Sampang – Maraknya peredaran rokok ilegal di Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendapat sorotan tajam dari kalangan aktivis.

Tidak hanya merugikan masyarakat, aktivitas ini juga berdampak besar pada kerugian negara, terutama dari sisi penerimaan pajak dan cukai.

Fenomena ini kian memprihatinkan lantaran banyak pengepul rokok ilegal yang beroperasi secara terang-terangan. Bahkan, beberapa pelaku memanfaatkan platform daring untuk menjual produk mereka, sehingga memperluas jangkauan pasar.

Minimnya pengawasan dari aparat penegak hukum dan Bea Cukai menjadi salah satu faktor utama yang memicu bebasnya peredaran rokok ilegal.

Ayat Tono, Wakil Ketua Gabungan Aktivis Pantura (GAP), menyebut lemahnya penindakan oleh pihak berwenang membuat Kecamatan Banyuates menjadi salah satu pusat distribusi rokok ilegal di Madura.

“Seharusnya aparat penegak hukum dan Bea Cukai bertindak tegas terhadap pelaku peredaran rokok ilegal ini. Jika terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya pada masyarakat tetapi juga pada keuangan negara,” ujar Ayat Tono, yang akrab disapa Ayat, Minggu (15/12/2024).

Menurutnya, lemahnya penindakan hukum terhadap pelaku hanya menciptakan kesan bahwa aparat seperti “macan ompong”.

“Hingga saat ini, belum ada langkah signifikan untuk membongkar jaringan pengepul atau penjual rokok ilegal di Kecamatan Banyuates,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa rokok ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengurangi potensi penerimaan cukai negara yang mencapai miliaran rupiah setiap tahunnya.

Ayat mendesak agar pemerintah dan pihak berwenang segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini.

“Masyarakat juga perlu terlibat aktif dengan melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penjualan rokok ilegal. Kolaborasi antara masyarakat dan aparat diperlukan untuk memutus mata rantai peredaran rokok ilegal,” harapnya.(redaksi)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Pernikahan Putra Pimpinan Redaksi Media Bnewsnasional.id Dihadiri Ucapan Selamat dari Jajaran Kepolisian

Berita utama

H-5 Lebaran, Pemudik Mulai Berdatangan ke Jateng

Uncategorized

Arus Balik Lebaran 2026, Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan Kebijakan WFA

Berita utama

Optimalkan Pengamanan WWF di Bali, Polda Jatim Pantau Sejumlah Pelabuhan dan Puluhan CCTV

Berita utama

Heboh Warga Sampang Camplong, di Lokasi SPBU Dikroyok Grombolan MD Sadis Clurit Melayang

Berita utama

Pembangunan Infrastruktur Jalan Program TMMD Reguler Ke-129 diwarnai Senda Gurau Satgas dan Warga Desa Tempapan Hulu

Berita utama

Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase

Berita utama

Polres Jember Evakuasi Korban Banjir di Rambipuji Pastikan Bantuan Tersalurkan