Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI / Uncategorized

Kamis, 22 Agustus 2024 - 03:30 WIB

Hari Juang Polri di Surabaya Kenang Sejarah Perjuangan Polisi Istimewa Rebut Kemerdekaan

Sejarah Perjuangan Polisi Istimewa Rebut Kemerdekaan

Sejarah Perjuangan Polisi Istimewa Rebut Kemerdekaan

 

SURABAYA – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, secara langsung memimpin upacara peringatan Hari Juang Polri yang pertama kalinya diselenggarakan, pada tanggal 21 Agustus 2024, di Monumen Perjuangan Polri, Surabaya.

Upacara peringatan Hari Juang Polri juga diikuti oleh pejabat utama Mabes Polri, Forkopimda Jatim, Purnawirawan Polri, serta Pejabat Utama Polda Jatim.

Didalam pelaksanaan upacara yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit tersebut Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri, Brigjen Pol. Hari Nugroho, membacakan sejarah singkat M. Jasin, dilanjutkan pembacaan naskah Proklamasi Polisi oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Juang Polri, dilanjut dengan drama kolosal perjuangan Polisi Istimewa dan penyobekan bendera Belanda, merah putih biru yang terpasang di hotel yamato.

Drama kolosal ini diperankan oleh para pecinta sejarah dari berbagai komunitas yang ada di Surabaya.

Kapusjarah Polri Brigjen Pol Hari Nugroho menjelaskan, hari juang ini sudah di teliti sejak 14 tahun yang lalu, oleh Komjen Pol. (purn) Arif Bayunadi.

Secara intensif Komjen Pol. (purn) Arif melaksanakan FGD dan Sarasehan, kemudian membuat naskah akademik untuk hari juang ini.

”Dan pada tanggal 22 Januari 2024 terbit kepuasan Kapolri tentang Hari Juang Polri,”kata Brigjen Pol Hari Nugroho.

Kapusjarah Polri ini menjelaskan, memang ada beberapa hari bersejarah yang harus diangkat oleh kepolisian, terkait dengan perjuangan kepolisian jaman dulu.

“Kalau yang kita tau dari semua kolosal tadi bahwa semua elemen masyarakat pasti akan ikut berjuang,”ujarnya.

Lebih lanjut, Brigjen Pol Hari Nugroho juga menyampaikan, Polri memang belum memiliki Hari Juang, dibanding dengan TNI tiga matra yang sudah memiliki hari bersejarah masing-masing.

Selain itu, Kapusjarah Polri juga menjelaskan terkait dengan korelasi dengan hari sejarah lain seperti peringatan 10 November dan 17 Agustus.

Semua peristiwa bersejarah ini berawal dari kemerdekaan 17 Agustus 1945, kemudian tanggal 20 Agustus, M. Jasin mengadakan rapat dengan anggotanya untuk mengambil sikap Polisi.

“Dan diputuskan bahwa tanggal 21 Agustus 1945 akan mengucapkan semacam sumpah atau bentuknya Proklamasi Polisi, bahwa sekarang Polisi adalah Polisi Republik Indonesia,”terang Brigjen Pol Hari Nugroho.

Kemudian tanggal 21 Agustus itu juga menjadi perjuangan Polri berikutnya, yaitu mulai ada perlawanan berupa pelucutan senjata, kemudian membagi-bagikan sejata, mengirim senjata ke wilayah lain untuk membantu perjuangan dan menurunkan bendera Jepang, menaikkan bendera merah putih dan seterusnya sampai dengan peristiwa 10 November.

Untuk memperingati momen tersebut, Brigjen Pol Hari Nugroho menambahkan. dalam nilai-nilai perjuangan M. Jasin yang dapat ditiru oleh generasi penerus Polri.

“Beliau kan orang yang humanis, kalo kita liat di cerita atau beberapa buku literatur, beliau juga mengamankan orang Belanda pada saat kejadian peperangan tahun itu, kemudian beliau juga sosok yang pemberani dan dari segi agama beliau juga adalah orang yang taat beragama,” pungkasnya. RASYID

Share :

Baca Juga

Berita utama

Ditlantas PMJ Lakukan Penyisiran Ranjau Paku, Amankan Perjalanan Pemimpin Gereja Katolik Dunia

Berita utama

Kodim 1002/HST Terjunkan Personel Amankan Arus Balik Jamaah 5 Rajab

Berita utama

Kapolda Jatim Terima Kunjungan Kajati Perkuat Sinergitas Antar Lembaga Penegak Hukum

Berita utama

Polres Magetan dan Perhutani Bangun Sekat Bakar 1,8 Kilometer untuk Antisipasi Karhutla di Lereng Lawu

Berita utama

Polda Jatim Serahkan 3 Jenazah Santri Ponpes Al Khoziny ke Keluarga

Berita utama

Posko Pengobatan Gratis Hadir Meriahkan Penutupan TMMD Reguler ke-129

Berita utama

Polri Berkomitmen Dan Tidak Ada Impunitas Terhadap Pelanggaran Tindak Pidana Narkoba

Berita utama

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Borong 18 Medali dan Enam Gelar Best of The Best di Kejuaraan Karate Piala Kapolda Cup 2026