Home / Berita utama / Hukrim / News / TNI POLRI

Sabtu, 27 Juli 2024 - 08:12 WIB

Kejadian Pemukulan Tersebut Terjadi di Lingkungan RT 03 RW 08, Kelurahan Tembok dukuh

Kejadian Pemukulan Tersebut Terjadi di Lingkungan RT 03 RW 08, Kelurahan Tembok dukuh

Kejadian Pemukulan Tersebut Terjadi di Lingkungan RT 03 RW 08, Kelurahan Tembok dukuh

Terkait viralnya cuplikan video CCTV yang sudah beredar, awak media  berusaha mencari lokasi tempat kejadian dan berupaya menggali informasi mengenai kejadian tersebut.

Ternyata Kejadian Pemukulan Tersebut Terjadi di Lingkungan RT 03 RW 08, Kelurahan Tembok dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya.Kamis (25/07/2024).

Diketahui, korban pemukulan bernama FRD (nama inisial) merupakan warga asli Tembok Dukuh RT 03, sedangkan pemukul Andr (nama inisial) merupakan warga pendatang yang memang menikah dengan warga setempat.

Eva, kakak dari korban memberikan penjelasan bahwa adiknya ini merupakan orang dengan kebutuhan khusus atau bisa dibilang keterbelakangan mental, namun bukan ODGJ.

“Semua orang tahu kalau adik saya seperti itu (berkebutuhan khusus), kenapa dia tega menghajarnya, kejam sekali. Saya sangat tidak terima atas kejadian ini dan berharap ada keadilan dari pihak-pihak berwenang,” ujar Eva saat ditemui awak media di kediamannya. Sabtu (27/07/24).

Sementara itu Ketua RT 03 menyatakan akan mengawal kasus ini sesuai dengan yang diharapkan warga, yaitu untuk memberikan efek jera kepada pemukul yang notabene juga tetangga korban.Mediasi juga sudah dilakukan malam itu di Balai RW pukul 20.00 Wib, namun belum ada hasil yang sesuai dengan keinginan kedua pihak

AWAS (Aliansi Wartawan dan Advokat Surabaya) segera bertindak melakukan pendampingan hukum atas tindakan arogan ini.

Sony S, selaku Kasi Humas AWAS mengatakan “Kami mewakili keluarga korban yang sudah memberikan kuasa hukumnya akan melanjutkan kasus ini ke rana hukum yang berlaku. Kami akan melaporkan dengan pasal 351 butir 1, KUHP Hukum Pidana”.

Beberapa warga yang juga meeupakan saksi mata menceritakan bahwa pelaku tidak hanya memukul sekali seperti yang ada di CCTV, namun berulang kali sehingga membuat korban duduk jongkok menahan pukulan itu. Malamnya saya juga melihat 2 orang yang diduga teman pelaku datang ke lokasi kejadian, entah dengan maksut apa mereka mendatangi kampung ini .red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Kadiv Humas Beri Motivasi dan Pemahaman Tugas Kepolisian Pada Siswa Labschool Kebayoran

Berita utama

Cooling System Jelang Pilkada 2024 Polres Nganjuk Gelar Silaturahmi Kamtibmas

Berita utama

Wujudkan Asta Cita Polisi dan TNI bersama Warga Kota Mojokerto Gelorakan Swasembada Pangan

Berita utama

Polres Malang Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Wagir Tetangga Korban Jadi Tersangka

Berita utama

Gelar Piramida, Kapolres Situbondo Ajak Jurnalis Sebagai Cooling System Kamtibmas Tahapan Pilkada 2024

Berita utama

TNI Hadir Menyejukkan: Panglima Divif 2 Kostrad Temui Massa

Berita utama

Syarat Untuk Menikah, 2 Anggota Polres Rembang Jalani Sidang BP4R

Berita utama

Pameran Krenova Blora 2023 Usung Tema Inovasi Blora Untuk Nusantara