Rembang Mediakpk.com Program pembangunan yang bersumber dari Dana Desa Krikilan Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang Tahun Anggaran 2024 berupa proyek jalan lingkungan atau jalan usaha tani jenis rabat beton menuai sorotan awak media.
Pasalnya,menurut pimpinan redaksi mediakpk.com Arfan Angga Aqida memberikan komentar pada Jumat, (24/05/2024), berdasarkan vidio kiriman dari warga terkait kegiatan pengerjaan, bahwasanya anggaran yang dikucurkan itu dipergunakan untuk pekerjaan rabat beton dengan volume Panjang 135 meter dan Lebar 3 meter serta Tinggi 0,15 meter. Pagu anggaran Rp 118. 835.000. ( Seratus Delapan Belas Juta Delapan Ratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah ) terindikasi ada pencurian volume.
“Dimana setelah dilakukan pengecekan di lokasi pekerjaan, di lapangan, pelaksanaan proyek Jalan Rabat Beton tersebut telah rampung pengerjaanya, namun dibalik itu terindikasi dugaan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi RAB.

Dugaan Pencurian Volume Dibalik Pembangunan Rabat Beton Desa Krikilan Menjadi Sorotan Awak Media
Diduga Volume pekerjaan RAB atau bestek dengan hasil dilapangan di duga kuat tidak sama dengan apa yang ada di RAB, karena coran jalan tersebut berdasarkan vidio kiriman salah satu warga yang belum diketahui identitasnya, tergambar jelas dalam video adanya bongkahan batu yang dengan sengaja ditata pada titik pengecoran demi mengurangi kuota adukan matrial semen. Bahkan dalam video terdengar jelas percakapan pihak perekam dengan diduga pekerja proyek, ” pirang senti brow kandele (Berapa senti brow tebalnya), kok ganjelan watu ngeneiki( kok ada diganjal batu seperti ini ), berarti limolas sak watune ngeneiki yo ( berarti limabelas itu plus ganjal batu itu ya ), lantas dijawab oleh pekerja,” iya. Dengan demikian, kuota pengecoran memungkinkan lebih irit demi menekan biaya anggaran yang telah ditentukan dalam RAB.
Sementara itu Kepala Desa Krikilan saat diklarifikasi melalui chat whatsapp terkait proyek pekerjaan pembangunan rabat beton dengan pertanyaan:
1.Bahwasanya pekerjaan tertulis dalam papan informasi publik pengecoran, tetapi ada matrial batu untuk apa pak ya??
2.Dari kiriman vidio warga bahwasanya ada pengganjalan batu pada titik tumpahan cor. Terindikasi pengurangan volume. Bisa dijelaskan bapak??
3.Tidak tertulis dalam informasi publik tim pelaksana kegiatan, ataukah pekerjaan ini langsung di pegang oleh kepala desakah??
Hanya mendapat jawaban, “Pengerasan jalan dan drainase, dan itu ada 5 titik drainase, “tulisnya.
Sementara Sebagaimana informasi yang diketahui, bahwa dana desa itu merupakan program untuk memajukan desa dan mensejahterakan masyarakat desa, seharusnya setiap fisik bangunannya harus mengutamakan mutu dan kwalitas, bukan malah dikerjakan asal jadi dan malah terkesan seperti hanya asal proyek yang dijadikan sebagai ladang untuk mencari keuntungan pribadi.
Terkait hal itu, menyikapi di balik pekerjaan rabat beton di Desa Krikilan Kecamatan Sumber, sepatutnya pihak Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan pemeriksaan dimana telah terindikasi adanya penyalahgunaan anggaran belanja pada pekerjaan Rabat Beton tersebut.
Dimintai tanggapannya soal indikasi tersebut, menurut Arfan, dalam waktu singkat pihaknya akan merampungkan hasil penelusurannya dan segera melayangkan laporan dan pengaduan ke pihak APH untuk dilakukan pemeriksaan secara hukum,” tutupnya.
/team








