Home / Berita utama / Daerah / Home / KPK

Kamis, 20 Juli 2023 - 16:27 WIB

Miris..! Masih ada Rumah Warga Miskin Lamongan Hampir Roboh.

Mediakpk.com.Lamongan.-Tinggal di rumah yang hampir roboh, inilah potret kemiskinan dan/atau kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lamongan masih harus ditelusuri dengan data terkini agar bisa di perhatikan dan di bantu dengan program yang sudah dicanangkan pemerintah pusat.

Kisah yang cukup memilukan ini masih ada di depan mata kita. Miris !! Kata ini seolah menggambarkan kondisi batin Mak Siti Yuliana, Janda berusia 55 tahun yang tinggal di Kampung, Gang Podang RT.3/ RW 2, Desa Karangkembang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan ini.

Di usianya yang menjelang senja, wanita tua ini harus pasrah tinggal di rumah yang tidak layak huni dan sudah terlihat doyong atau hampir roboh. Rumah dari bahan bambu yang sudah puluhan tahun ditempati Mak Siti bersama seorang anaknya yang kini masih bersekolah di salah satu SMK di Babat ini pun nyaris ambruk karena sudah lapuk dan termakan usia.

Miris !! Kondisi rumah Mak Siti Yulianah ini, dituturkan oleh Sugeng, tetangga dekatnya yang juga seorang RW di kampung tersebut pada awak media, “Banyak bagian bangunan rumah yang sudah lapuk dan berpotensi besar bakal ambruk, tinggal menunggu waktu. Pada bagian dinding ruang tamu saja, hampir seluruhnya rapuh sehingga isi rumah dapat terlihat jelas dari luar. Begitu pula dinding depan rumah yang sudah mulai bergerak, doyong (miring). Bagian atap rumah juga sangat memprihatinkan, dengan beberapa genteng yang mulai berjatuhan ke bawah. Dari luar rumah nampak jelas bagian atap yang condong itu sangat membahayakan rumah di sampingnya jika ambruk,” terangnya.

Lanjutnya, “Bangunannya masih dari bambu, namun sudah lapuk dan kondisinya sudah miring. Konon kalau hujan juga bocor di mana-mana,” ucapnya.

Masih dari penuturan Sugeng, Mak Siti tergolong warga miskin, kerjanya hanya serabutan pembantu rumah tangga, itupun hanya “rok-rok asem” (kadang kerja kadang menganggur). Janda yang ditinggal mati suaminya puluhan tahun silam itu ternyata tak pernah mendapat bantuan pemerintah untuk perbaikan rumah melalui program bedah rumah,RTLH, dll.

RW Sugeng dan perangkat RT juga sempat beberapa kali mengajukan bantuan kepada pihak pemerintah setempat, namun entah kenapa tak pernah mendapatkan respons serius.

Sementara itu, Ketua RT.03 Maslan menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi rumah warganya tersebut. Menurut dia, rumah Mbok Siti ini pernah diperbaiki swadaya sesuai ukuran dan tenaga warga. Namun kini sudah rusak lagi, jadi ia dan perangkat merasa sungkan untuk mengajak warga kembali bergotong royong.

“Benar kata Pak RT, memang warga sangat peduli dan pernah kita perbaiki. Kini kami berharap dengan keselamatan keluarganya dan ingin ibu ini segera memiliki rumah yang layak karena ada bantuan dari pemerintah atau pihak lainnya,” lanjut Sugeng.

Tanpa uluran tangan pemerintah daerah, desa, serta melihat langsung ke lokasi untuk di lakukan pembangunan atau perbaikan, maka nasib keluarga mbok siti merupakan warga miskin tanpa ada perhatian dari pemerintah Lamongan.

Semoga Kementrian Sosial Pusat jakarta, juga turun langsung ke kabupaten Lamongan dan bisa menyalurkan Bantuan sosial Pemerintah Untuk warga miskin.

Melalui tayangan berita ini, Mbok Siti berharap rumahnya bisa secepatnya mendapat perbaikan dari pemerintah meski lewat program apa saja. (red).

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polresta Banyuwangi dan Forkopimda Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman selama Ramadhan

Berita utama

Sidak Pasar Satgas Pangan Polres Nganjuk Pastikan Ketersediaan Bapokting Aman Jelang Idul Fitri

Berita utama

Kabiro Karawang Jawa Barat MediaKPK.com Beserta Keluarga Mengucapkan Selamat Hari Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

Berita utama

Ramadhan Berkah Polres Tulungagung Berbagi Takjil Jelang Buka Puasa

Berita utama

Polres Kediri Kota Sidak Sejumlah SPBU Respon Keluhan Warga Soal Kualitas BBM

Berita utama

Polres Pasuruan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di 6 Kecamatan

Berita utama

KPK Periksa Seluruh Hakim PN Surabaya, Kasus Pembunuhan Divonis Bebas

Berita utama

Liga 4 Indonesia, Kapolres Ngawi Himbau Suporter Turut Jaga Kamtibmas