PATI, mediakpk.com – Minggu, 2 Agustus 2026, awak mediakpk.com menemukan kondisi rabat beton di RT 2 RW 4, Desa Kedalon, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, yang mengalami banyak keretakan. Ironisnya, di lokasi juga tidak ditemukan papan informasi proyek sehingga memunculkan pertanyaan mengenai transparansi pekerjaan tersebut.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, permukaan rabat beton terlihat retak di sejumlah titik meski menurut keterangan warga, usia pekerjaan tersebut belum lama selesai. Tidak adanya papan informasi proyek membuat masyarakat tidak mengetahui sumber anggaran, nilai pekerjaan, volume, maupun pelaksana kegiatan.
Saat diwawancarai di lokasi, seorang warga bernama yang ngan disebutkan nama nya, warga RT 2 RW 4 Desa Kedalon, menyampaikan bahwa keretakan diduga terjadi karena campuran semen yang kurang.
”Semene kurang. Nek kathah semen malah apik,” ujar Warga kepada awak mediakpk.com.
Pernyataan tersebut juga dibenarkan warga lainnya yang berada di lokasi. Mereka menilai penggunaan semen yang lebih banyak akan menghasilkan rabat beton yang lebih kuat dan tidak mudah retak.
Warga juga menyebut pekerjaan itu merupakan proyek pembangunan. Namun saat ditanya mengenai siapa pemborong maupun pelaksana pekerjaan, mereka mengaku tidak mengetahui secara pasti.
Selain kualitas pekerjaan yang dipersoalkan, tidak adanya papan informasi proyek juga menjadi sorotan karena dinilai mengurangi keterbukaan informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan proyek yang diduga menggunakan anggaran pemerintah.
Hingga berita ini diterbitkan, awak mediakpk.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Desa Kedalon dan instansi terkait untuk meminta penjelasan mengenai spesifikasi pekerjaan, pelaksana proyek, serta alasan tidak dipasangnya papan informasi di lokasi.








