1
1
Tabalong – Kepedulian terhadap warga binaan kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 1008-04/Tanta-Murung Pudak, Koptu Rian, yang dengan sigap turun langsung membantu masyarakat saat terjadi musibah kebakaran di Desa Kapar RT 11, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Minggu (31/05/2026) dini hari.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.30 WITA tersebut menghanguskan 10 pintu rumah bedakan milik Bapak Taufik. Seluruh bangunan yang sebagian besar berbahan kayu dilaporkan hangus terbakar hingga mencapai 100 persen.
Berdasarkan keterangan saksi, Zainudin dan Ahsan, sekitar pukul 02.00 WITA mereka yang sedang beristirahat di rumah yang berjarak kurang lebih 20 meter dari lokasi kejadian, tiba-tiba mendengar suara keributan warga. Saat keluar rumah, keduanya melihat api sudah membesar dan membakar bagian tengah rumah bedakan, kemudian dengan cepat merambat ke bangunan lainnya.
Mengetahui kejadian tersebut, Koptu Rian segera menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman sekaligus membantu mengamankan warga dan barang-barang yang masih dapat diselamatkan. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh personel BPBD Kabupaten Tabalong, Damkar Tabalong, aparat terkait, serta warga masyarakat yang bahu-membahu berusaha menjinakkan kobaran api.
Koptu Rian mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam membantu warga yang sedang mengalami musibah.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa warga. Sebagai aparat kewilayahan, kami akan selalu hadir membantu masyarakat dalam setiap keadaan, termasuk saat terjadi bencana seperti kebakaran ini. Semoga para korban diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini,” ujarnya.
Setelah situasi dinyatakan aman dan api berhasil dipadamkan, Koptu Rian juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran, terutama pada malam hari.
“Kami mengingatkan warga agar selalu memeriksa instalasi listrik, memastikan api kompor benar-benar padam setelah digunakan, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya yang dapat memicu kebakaran. Kewaspadaan bersama sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tambahnya.
Berkat kerja sama seluruh pihak, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke permukiman lainnya. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian material diperkirakan cukup besar akibat hangusnya 10 pintu rumah bedakan milik warga.(pendim1008tbg).