Popular Posts

Papan Kayu Ulin untuk Jembatan Garuda Didatangkan, Personel Kodim 1009/Tanah Laut Siapkan Tahap Pemasangan

Tanah Laut – Progres pembangunan Jembatan Garuda di Desa Handil Labuan Amas, Kecamatan Bumi Makmur, semakin menggembirakan. Setelah menyelesaikan beberapa berbagai tahapan struktur utama, kini papan kayu ulin yang akan digunakan sebagai lantai jembatan mulai didatangkan ke lokasi pembangunan, Minggu (31/05/2026).

Kedatangan material kayu ulin tersebut menjadi langkah penting dalam percepatan pengerjaan jembatan yang selama ini dikerjakan oleh personel Kodim 1009/Tanah Laut bersama masyarakat setempat. Material yang dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap cuaca dan kelembaban itu nantinya akan dipasang sebagai lantai utama jembatan guna menunjang keamanan dan kenyamanan pengguna.

Baca Selengkapnya  Usai Viral Kepsek Dan Bendahara SDN Tamberu 1 Dilaporkan Polisi Kini Oknum Guru P3K Juga Diduga Terlibat Sunat Gaji GTT

Di lokasi pekerjaan, personel Kodim 1009/Tanah Laut tampak bergotong royong menurunkan serta menata papan-papan kayu ulin agar siap digunakan pada tahapan pemasangan berikutnya. Meski harus melewati akses yang cukup sulit dan medan berlumpur, proses distribusi material tetap berjalan lancar berkat kerja sama dan kekompakan seluruh personel di lapangan.

Papan kayu ulin yang didatangkan terlebih dahulu diperiksa kondisi dan ukurannya guna memastikan seluruh material memenuhi kebutuhan konstruksi. Setelah proses penataan selesai, personel akan melanjutkan dengan pembersihan dari sisa-sisa tanah dan debu yang menempel sebelum dilaksanakan pengecetan.

Baca Selengkapnya  Polres Magetan Kejar Pembobol Konter HP ke Jabar, Tersangka Ditangkap di Bandung

Dengan terus berdatangannya material dan tersedianya kebutuhan konstruksi utama, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat berjalan semakin cepat. Kehadiran jembatan tersebut nantinya akan menjadi akses vital bagi masyarakat Desa Handil Labuan Amas dalam mendukung aktivitas sehari-hari maupun distribusi hasil usaha warga. Pembangunan Jembatan Garuda sendiri terus dikebut karena menjadi salah satu sarana penghubung penting bagi masyarakat setempat. (Pendim 1009/Tla)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *