Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:48 WIB

UMKM Binaan Polres Gresik Olah Limbah Pertanian Tembus Pasar Mancanegara

GRESIK – Limbah pertanian yang selama ini dianggap tak bernilai, di tangan kreatif pelaku usaha lokal justru berubah menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi.

 

Inovasi itu ditunjukkan PT Aji Bakuh Anugrah (ABA), UMKM binaan Polres Gresik yang sukses mengolah sekam padi dan limbah organik menjadi produk ramah lingkungan berdaya saing internasional.

 

Keberhasilan tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo disela agenda peninjauan kesiapan pengamanan kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Museum Marsinah di Nganjuk dan panen raya jagung di Tuban.

 

Kapolri bersama pejabat utama Mabes Polri dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto turut mengapresiasi langkah pembinaan ekonomi kerakyatan yang dilakukan Polres Gresik Polda Jatim.

 

Kapolres Gresik,AKBP Ramadhan Nasution yang mendampingi kunjungan tersebut menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu tumbuh secara ekonomi melalui sektor usaha produktif.

 

AKBP Ramadhan menyebut, UMKM binaan Polres Gresik berhasil menembus pasar mancanegara lewat dua produk unggulannya, yakni arang sekam (bio-carbon) dan feedmeal.

 

Produk tersebut diolah dari limbah pertanian yang melimpah di wilayah agraris menjadi bahan bernilai tinggi untuk kebutuhan industri dan peternakan global.

 

Pemanfaatan sekam padi sebagai bahan baku utama dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekonomi berbasis keberlanjutan.

 

Limbah yang sebelumnya terbuang kini diubah menjadi produk biomass, material insulasi industri baja, hingga pakan ternak alternatif yang diminati pasar luar negeri.

 

Produk mereka disebut telah memenuhi spesifikasi pasar Jepang, Korea Selatan hingga Timur Tengah, baik dari sisi kadar air, kualitas karbon, maupun kandungan nutrisi untuk kebutuhan pakan ternak.

 

Keunggulan lainnya terletak pada efisiensi distribusi. Lokasi Gresik yang dekat dengan Pelabuhan Tanjung Perak memberikan keuntungan logistik sehingga pengiriman ekspor dapat dilakukan lebih cepat dan kompetitif.

 

Selain itu, legalitas ekspor yang lengkap seperti Certificate of Origin (COO) turut meningkatkan kepercayaan pembeli internasional terhadap produk asal Gresik tersebut.

 

Keberhasilan UMKM binaan Polres Gresik ini menjadi bukti bahwa inovasi lokal mampu bersaing di tingkat dunia.

 

Di tengah isu keberlanjutan yang terus menguat, langkah mengubah limbah menjadi produk bernilai ekspor tidak hanya mendatangkan keuntungan ekonomi, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat luas. (*)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Babinsa Koramil 1002-04/Labuan Amas Selatan Bantu Petani Panen Mentimun, Wujud Nyata Pendampingan kepada Masyarakat

Berita utama

Tim Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi dari Berbagai Ormas dan LSM

Berita utama

Sayed Ja’far Eks Bupati Kotabaru Bohongi Janji Damai, Team Hukum BASA Rekan Memilih Melawan

Berita utama

Polres Pasuruan Gelar Silaturahmi dengan Serikat Pekerja Jelang May Day

Berita utama

Pemilu 2024, Mantan Rektor UB Beri Pesan ke Guru Besar: Jadilah Es Jangan Korek Api

Berita utama

Polres Jombang Bongkar Budidaya Ganja di Rumah Kontrakan,110 Batang Disita

Berita utama

Polres Ngawi Tuntaskan Kasus Curanmor di Kendal, DPO Diamankan

Berita utama

Kodim 1002/HST Kebut Pembangunan Empat Jembatan di Tiga Kecamatan