Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI

Sabtu, 25 April 2026 - 21:51 WIB

Dramatis! Mobil Angkut Material Jembatan Garuda Terperosok di Lumpur, Warga Dan TNI Gotong Royong Dorong Mobil

Tanah Laut – Perjuangan pembangunan Jembatan Garuda di Desa Handil Labuan Amas, Kecamatan Bumi Makmur, Sabtu (25/04/2026), kembali diuji. Di tengah medan yang semakin sulit akibat jalan tergenang air, kendaraan pengangkut material tiba-tiba terperosok dan tak mampu melanjutkan perjalanan. Roda kendaraan terjebak dalam kubangan, seolah menahan laju pembangunan yang tengah dikebut.

Namun kondisi tersebut tak membuat personel Kodim 1009/Tanah Laut menyerah. Dengan penuh tekad, mereka segera turun tangan, berpacu dengan waktu dan kondisi air semakin meninggi. Teriakan komando terdengar, mengatur langkah dan tenaga dalam upaya mengeluarkan kendaraan dari jebakan lumpur.

Melihat situasi itu, warga sekitar tanpa ragu ikut bergabung. Antusiasme mereka tak terbendung. Dengan kaki terbenam lumpur dan tenaga yang dikerahkan sepenuhnya, warga dan prajurit TNI bahu-membahu mendorong kendaraan yang terperangkap. Separuh muatan tampak harus diturunkan lebih dulu untuk mengurangi beban.

Kapten Czi Saiful Bahri selaku perwira pengawas di lokasi dengan tegas memberikan arahan agar upaya dilakukan secara terkoordinir dan tetap mengutamakan keselamatan.

“Jangan menyerah dengan kondisi medan. Ini bagian dari perjuangan kita. Tetap semangat, atur tenaga, dan dorong bersama-sama. Kita pasti bisa keluarkan kendaraan ini,” tegasnya memberi semangat.

Upaya keras itu akhirnya membuahkan hasil. Perlahan namun pasti, kendaraan berhasil keluar dari kubangan lumpur. Sorak semangat pun pecah, menjadi penanda keberhasilan kerja sama yang dilandasi semangat gotong royong tersebut.

Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan Jembatan Garuda bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan perjuangan bersama yang melibatkan tekad, kebersamaan, dan kepedulian antara TNI dan masyarakat.

Untuk diketahui bersama bahwa akses jalan distribusi material jembatan garuda sangatlah sempit. Berada diantara persawahan dan sisi sungai dengan struktur tanah yang labil membutuhkan kejelian dan kehati-hatian supir saat melintas. (Pendim 1009/Tla)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Danrem 121/Abw Turun Langsung Bantu Warga Angkut Material Pembangunan Rabat Beton TMMD Kodim 1208/Sambas

Berita utama

TPNPB Klaim Rampas Senjata di Polsek Homeyo, Intan Jaya

Berita utama

Polres Tanjung Perak Gandeng Perguruan Silat Perkuat Kerukunan di Tengah Polarisasi Ruang Digital

Berita utama

BAI Mendampingi Debitur Asal Rembang Saat Di Persulit Pelunasan di BCA Finance Kudus

Berita utama

Tinjau Banjir Jepara dan Demak, Nana Minta Tanggul Sungai Dievaluasi

Berita utama

Personel Polres Lamongan, Bripda Sholeh Maulana, Raih Medali Emas di Pencak Silat Pangdivif 2 Cup 2025

Berita utama

Ngeri Johnny Plate Disebut Minta Uang ke Bawahan untuk Beri Sumbangan

Berita utama

Dandim 1002/HST Jadi Inspektur Renungan Suci di TMP Kusuma Bangsa