Home / Berita utama / Daerah / TNI POLRI

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:22 WIB

Polres Lumajang Bersama Forkopimda Sidak SPPBE, Cegah Kelangkaan Elpiji 3 Kg

LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jatim bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), Senin (23/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, didampingi Kabag Log Polres Lumajang, Kompol Eko Basuki.

Sidak dilakukan di dua lokasi, yakni SPPBE di Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, dan SPPBE di kawasan Jalan Lintas Timur (JLT), Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang.

Langkah ini diambil sebagai respons atas banyaknya keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh elpiji 3 kilogram atau gas melon selama momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ketersediaan elpiji 3 kg di wilayah Lumajang dalam kondisi aman, bahkan mengalami penambahan pasokan dari pemerintah pusat.

“Pasokan elpiji 3 kilogram itu sebenarnya normal, bahkan dilebihi dari pusat. Saya sudah cek langsung bersama Polres Lumajang dan Hiswana Migas, pasokan aman,” ujar Bunda Indah (sapaan akrab bupati Lumajang).

Menurutnya, kelangkaan yang dirasakan masyarakat lebih disebabkan oleh lonjakan permintaan yang signifikan menjelang Lebaran.

“Banyak warga membeli elpiji dalam jumlah lebih banyak dari biasanya karena kekhawatiran tidak mendapatkan pasokan saat hari libur,” ujarnya.

Menurut Bupati, warga yang biasanya beli satu tabung, jadi beli empat sampai lima tabung, karena takut pengecer tutup atau tidak sempat beli saat hari raya.

“Ini yang menyebabkan warga lain yang hanya punya satu tabung jadi kesulitan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi potensi penimbunan dan permainan harga di tingkat pengecer, pihak kepolisian dalam hal ini Polres Lumajang Polda Jatim akan meningkatkan pengawasan hingga ke lapisan bawah.

“Pak Kapolres sudah memerintahkan seluruh jajaran Polsek untuk melakukan pengecekan ke pengecer. Tidak boleh ada penimbunan dan tidak boleh menaikkan harga,” tegas Bupati.

Sementara itu, Kabag Log Polres Lumajang, Kompol Eko Basuki, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Ia memastikan bahwa distribusi elpiji di Lumajang berjalan lancar setiap hari dengan jumlah yang mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Hari ini saja sudah diberangkatkan sekitar 17 ribu tabung, sebelumnya 12 ribu tabung. Rata-rata distribusi harian mencapai 39 ribu hingga 40 ribu tabung. Jadi kami pastikan aman,” ungkap Kompol Eko.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan distribusi elpiji guna memastikan tidak ada penyimpangan di lapangan.

“Kami akan lakukan monitoring secara intensif, baik di tingkat agen maupun pengecer, agar distribusi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Wakapolri: Puslitbang Harus Urip, Jadi Api Perubahan Polri dan Motor Reformasi Berbasis Riset

Berita utama

Polresta Banyuwangi Gelar Patroli Skala Besar Jaga Kondusifitas Masa Pilkada 2024

Berita utama

Polri Hadir Menyembuhkan Luka Bencana, Ratusan Warga Aceh Tengah dan Sekitarnya Terlayani Bakti Kesehatan

Berita utama

Polri Gelar Apel Serentak Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla di Seluruh Indonesia

Berita utama

Heboh Sengketa Waris Triliunan Di PT. SDS Ternyata Tak Sebesar Yang Diberitakan Dan Perkaranya Ditangani PN Surabaya

Berita utama

Polisi Berhasil Tangkap Pelempar Narkoba ke Lapas Kelas II Kediri yang Terekam CCTV

Berita utama

Polisi Berhasil Amankan Pria yang Viral Terekam CCTV Curi Hp di Tuban

Berita utama

Herman Hofi : Apresiasi Buat Walikota Pontianak Akan Membangun Pusat Sampah Terpadu Di Kota Pontianak