Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:37 WIB

Demi Capai Target Net Zero Emission, Wamendagri Bima Arya Pastikan Sinkronisasi Perencanaan Daerah

Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa sinkronisasi antara komitmen global, nasional, dan lokal dalam mengatasi krisis iklim menjadi hal yang krusial. Fenomena “Global Boiling” menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah (Pemda) untuk menyelaraskan target nasional menuju emisi gas rumah kaca nol bersih (Net Zero Emission).

“Tantangan kita itu sebetulnya apa yang ditulis di report ini, yaitu menyambungkan antara komitmen global, nasional, dan lokal. That is our major challenge. Global, nasional, dan lokal,” kata Bima dalam acara Diseminasi Penelitian di Gedung Pakarti Center, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Bima mengungkapkan, tantangan lain yang dihadapi adalah dinamika politik di daerah. Para pemimpin daerah kerap dihadapkan pada dilema antara mengejar popularitas serta pertumbuhan ekonomi dengan pemenuhan target lingkungan yang bersifat teknis dan berjangka panjang.

Ia juga menyoroti hambatan riil di lapangan, seperti sulitnya peralihan transportasi publik ke kendaraan listrik (EV). Selain itu, terdapat pula ketergantungan ekonomi pada sektor industri yang masih menghasilkan emisi tinggi di berbagai wilayah.

Guna mengatasi hal tersebut, Bima menjelaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berperan aktif memastikan instrumen penganggaran dan perencanaan pembangunan daerah tetap akuntabel serta selaras dengan kebijakan nasional.

“Porsi kami itu lebih kepada memastikan bahwa perencanaan penganggaran di daerah itu senapas dengan global commitment dan national commitment. Jadi dari perencanaan itu, ada juklak, ada juknisnya. Kita keluarkan Permendagri misalnya Nomor 15 Tahun 2024 untuk menjadi dasar bagi kepala daerah untuk mendorong inisiatif-inisiatif investasi hijau,” ujarnya.

Bima menekankan, komitmen penganggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak boleh hanya menjadi formalitas atau seremonial semata. Ia mendorong penerapan konsep co-creation yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk generasi muda, untuk merumuskan strategi serta memperkuat pengawasan anggaran.

Bima berharap inovasi berbasis ekologi yang telah dilakukan sejumlah daerah dapat menjadi pemantik bagi daerah lain. Hal ini diharapkan mampu mencetak lebih banyak pemimpin lokal yang inspiratif demi mencapai target nasional Net Zero Emission pada tahun 2060.

Puspen Kemendagri

Share :

Baca Juga

Berita utama

Bhabinkamtibmas Sumberrejo Sambangi Petani Tambak Ikan Dukung Program Ketahanan Pangan

Berita utama

Dari Dapur Sulingan untuk Generasi Sehat: Babinsa Kawal Makanan Bergizi ke 18 Sekolah

Berita utama

Polres Ponorogo Amankan 15 Orang Buntut Ledakan Balon Udara

Berita utama

Satgas TMMD Reguler Ke-129 Plester Bagian Dalam RTLH Milik Ibu Nining

Berita utama

Satgas TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas Antisipasi Hujan, Tutup Coran Rabat Beton Dengan Plastik

Berita utama

Jelang Tahun Baru 2025, Sejumlah Pamen Polda Jatim dan Kapolres Berganti

Berita utama

DPO Pelaku Kasus Pengeroyokan di Sluke Ditangkap Polres Rembang, Ini Penjelasan Wakapolres

Berita utama

Kapolri Cek Langsung Personel-Sarpras Polda DIY, Pastikan Siap Hadapi Potensi Bencana