Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI / Uncategorized

Minggu, 30 November 2025 - 22:21 WIB

Wamendagri Bima : OIKN Harus Jadi Contoh Birokrasi Berbasis Kultur dan Etos Kerja

Wamendagri Bima : OIKN Harus Jadi Contoh Birokrasi Berbasis Kultur dan Etos Kerja

Wamendagri Bima : OIKN Harus Jadi Contoh Birokrasi Berbasis Kultur dan Etos Kerja

IKN – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak semata-mata berbicara mengenai desain dan infrastruktur. Menurutnya, pembangunan IKN juga merupakan upaya membentuk kultur birokrasi serta etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) agar menjadi percontohan bagi daerah lain.

“IKN ini bukan seolah-olah mendesain, tapi itu tadi etos kerja, culture tadi. Ini harus jadi percontohan semua [ASN yang ada],” ujar Bima saat berdialog dengan ASN OIKN di Auditorium IKN, Sabtu (29/11/2025).

Dalam dialog tersebut, Bima menekankan pentingnya mendengar langsung tantangan yang dihadapi ASN di lapangan. Ia menilai, pembangunan IKN bukan hanya soal pembangunan fisik atau perencanaan teknis, tetapi juga menghadirkan kultur birokrasi yang mampu menjadi standar baru bagi tata kelola pemerintahan di masa mendatang.

Bima menjelaskan, pemindahan ibu kota merupakan langkah politik yang tepat. Berdasarkan pengalamannya memimpin Kota Bogor selama sepuluh tahun, ia memahami betapa beratnya beban Jakarta sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan aktivitas nasional.

Ia menambahkan, fokus utama saat ini adalah memastikan pembangunan IKN berjalan sesuai arah kebijakan pemerintah. Para ASN yang pertama bertugas di IKN memiliki peran strategis sebagai generasi perintis yang membangun fondasi tata kelola pemerintahan baru. Karena itu, Bima menyebut mereka sebagai “As-Sabiqun Al-Awwalun”, yakni kelompok awal yang membentuk nilai, budaya kerja, dan standar pelayanan publik di IKN.

Lebih lanjut, Bima menekankan pentingnya menjadikan OIKN sebagai contoh penerapan tata kelola pemerintahan modern. Menurutnya, digitalisasi pelayanan, sistem pemerintahan berbasis elektronik, dan konsep smart city merupakan instrumen penting yang tetap harus ditopang karakter, integritas, dan etos kerja yang kuat.

“Yang paling basic adalah not only about kompetensi, tapi karakter,” tegasnya.

Ia berharap ASN OIKN dapat tampil sebagai role model melalui profesionalitas, orientasi pelayanan, integritas, dan disiplin dalam bekerja.

Melalui dialog tersebut, Bima mendorong ASN OIKN untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berorientasi pada pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa kolaborasi, inovasi, serta konsistensi dalam menerapkan budaya kerja yang baik merupakan kunci untuk mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan modern yang dapat menjadi rujukan nasional.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi ASN OIKN untuk menegaskan kembali peran mereka sebagai garda terdepan dalam membentuk standar baru birokrasi di ibu kota negara.

Puspen Kemendagri

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polres Nganjuk Bersama Warga Tani Kembali Tanam Jagung Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Berita utama

Pertahankan NKRI, Babinsa Perbatasan Bersama Warga Bentuk Kampung Merah Putih di Batas Negeri

Berita utama

Mewujudkan Indonesia Emas 2045 Melalui Pemanfaatan Bonus Demografi

Berita utama

Cooling System, Polres Jember dan Kodim 0824 Gandeng Media Gelar Dialog Interaktif Sinergitas TNI-Polri Pam Pilkada 2024

Berita utama

Tujuh Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemkab Blora Dimutasi

Berita utama

Kapolres Probolinggo Patroli Dialogis di Gunung Bromo Pastikan Keamanan Wisatawan Saat Lebaran

Berita utama

Dari Penangkapan Pemain di Jogja, Siber Bareskrim Polri Ringkus Pengelola dan Operator Jaringan Website Judi Online Internasional

Berita utama

Silaturahmi Penuh Keakraban, Dandim 1002/HST dan Bupati HST Sepakat Perkuat Kolaborasi