Home / Berita utama / Daerah / Home / Hukrim / Nasional / News / Peristiwa / Uncategorized

Selasa, 30 Juli 2024 - 12:55 WIB

Berdayakan Karang Taruna Desa Karas, Melalui Pelatihan Mahasiswa KKN UNNES Ciptakan Paving Blok Dari Sampah Plastik

Pelatihan Mahasiswa KKN UNNES Ciptakan Paving Blok Dari Sampah Plastik

Pelatihan Mahasiswa KKN UNNES Ciptakan Paving Blok Dari Sampah Plastik

 

Sedan |mediakpk.com| Sampah plastik selalu menjadi isu dalam penanganan masalah lingkungan diseluruh Dunia, begitu juga di Indonesia. Termasuk di Desa Karas, Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang.

Namun demikian, masyarakat masih menggunakan plastik dalam kehidupan sehari-harinya masih terbilang cukup tinggi. Hal ini lah yang menyebabkan semakin menumpuknya sampah plastik diseluruh wilayah yang ada di Kabupaten Rembang

Dengan adanya masalah tersebut, melalui bimbingan dan pelatihan Mahasiswa KKN UNNES kepada Karangtaruna Desa Karas Kabupaten Rembang, mengolah atau memanfaatkan limbah plastik menjadi sebuah paving blok yang mempunyai nilai jual yang sangat tinggi. Dimana kegiatan ini dilaksanakan pada hari, Selasa 30 Juli 2023, yang bertempat di gedung serbaguna Desa setempat. Selasa,(30/07/2024)

Dalam pembuatan paving blok ini tim KKN UNNES bersama dengan karangtaruna membuat paving blok dari sampah  plastik bekas, sebagai pembukaan pelatihan pembuatan paving blok dari sampah plastik, dari tim KKN menyerahkan 2 paket alat pembuatan paving blok yang di serahkan kepada ketua Karang Taruna Desa Karas.

“Dari pelatihan ini, pembuatan paving blok dari sampah plastik ini semoga bisa mengangkat perekonomian masyarakat serta mengurangi melimpahnya limbah plastik di Desa Karas,” Ungkap ketua giat 9 UNNES Ahmad Yulda Wildanu.

Lebih lanjut, “dari kegiatan ini semoga menambah pengetahuan para peserta pelatihan bahwa sampah plastik yang berserakan di lingkungan kita yang memiliki kandungan zat kimia yang dapat mencemari tanah dan air dapat kita manfaatkan menjadi produk bernilai daya guna tinggi,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Karang Taruna Desa Karaa ‘Koko, menyampaikan kepada awak Media ini, “Dengan adanya pelatihan ini, kedepan bisa menjadi bekal untuk kita menciptakan inovasi yang dapat dimanfaatkan untuk UMKM lokal serta menambah penghasilan warga tentunya.

“Kita berharap adanya pelatihan ini khususnya di Desa Karas untuk kedepan bisa berdampak pada penurunan limbah plastik yang semakin hari semakin menghawatirkan,” imbuhnya.

Proses pengelolaan sampah plastik menjadi paving block dumulai dari melelehkan plastik hingga cair, kemudian dimasukan ke dalam cetakan dari besi yang sudah dibentuk. Setelah itu, kata Taufan,  tinggal menunggu lebih kurang lima menit hingga plastik mengeras.  Paving block berbahan plastik ini dari segi berat lebih ringan dibandingkan dengan paving block berbahan semen.

Perlu diketahui bahwa pencetakan paving block tersebut hanya terbuat dari campuran sampah plastik, oli bekas, dan pasir. Setelah melewati tahap pemasakan sampai percetakan, paving block tersebut kemudian diuji dengan uji kuat tekan beton dan ternyata mempunyai kekuatan ketahanan yang luar biasa

(syfdn)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Mendagri Serahkan Bantuan ke Desa Geudumbak Kecamatan Langkahan, Aceh Utara

Berita utama

Ditpolairud Polda Jatim Raih Penghargaan “Presisi Award” dari Lemkapi

Berita utama

Satgas TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas Gelar Penyuluhan Stunting Sebagai Kegiatan Non Fisik

Berita utama

Polrestabes Surabaya Luncurkan Kursus Gratis untuk Difabel & Yatim Piatu di Hari Bhayangkara ke-79

Berita utama

IPW Apresiasi Polri Tetapkan Tersangka Pembubaran Diskusi di Kemang, Minta Dalang Diungkap

Berita utama

MAYOR INF BAMBANG GATOT WIBOWO RESMI MENJABAT DANYONIF 432/WSJ

Berita utama

Dandim 1008/Tabalong Hadiri Aksi Damai Sopir Truk, Aspirasi Kelangkaan Solar Subsidi Disampaikan ke DPRD

Berita utama

Caleg partai Demokrat H Muhamad soleh SS,sos DPRD provinsi dapil 10 Mojokerto dan Jombang