Home / Berita utama / TNI POLRI

Senin, 15 Juli 2024 - 05:31 WIB

Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2024

Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2024

Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2024

 

SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar Apel Operasi Patuh Semeru 2024, di Lapangan Mapolda Jatim, pada Senin (15/7/2024).

Operasi ini nantinya akan berjalan selama 14 hari di seluruh Jawa Timur, mulai dari tanggal 15 Juli sampai dengan tanggal 28 Juli 2024.

Tema operasi pada kali ini adalah “Tertib Berlalulintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”.

Tema tersebut menekankan pentingnya keselamatan dan ketaatan berlalulintas sebagai bagian upaya mencapai kemajuan Indonesia.

Dalam amanatnya Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Imam Sugianto,M.Si mengatakan, kegiatan operasi ini mengedepankan upaya preventif, preventif dan represif.

“Persentase preventif dan preventif 40 persen kemudian represif 20 persen di” kata Irjen Pol Imam Sugianto usai memimpin apel, Senin (15/7/2024).

Kapolda Jatim menjelaskan berdasarkan analisa data pelanggaran lalu lintas pada periode Januari-Juni 2024 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2023, dimana pada tahun 2023 turun 13,69 persen.

“Ini modal awal yang cukup baik untuk pagelaran Operasi Patuh Semeru 2024 kali ini,”ungkap Irjen Imam Sugianto didampingi oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan.

Kapolda Jatim berharap dengan diselenggarakan operasi ini pelanggaran lalu lintas termasuk kecelakaan itu di bulan bulan berikutnya bisa menurun signifikan.

“Mudah mudahan di akhir tahun 2024 evaluasi data bisa disajikan dengan penurunan angka kecelakaan signifikan,”ungkap Irjen Imam Sugianto.

Kapolda Jatim juga menegaskan hal – hal pelanggaran sekecil apapun yang dilakukan masyarakat dalam berkendara akan menjadi fokus sasaran pelaksanaaan selama Operasi Patuh Semeru 2024.

“Tujuan operasi ini membangun budaya tertib berlalulintas di tengah masyarakat dengan mengutamakan kegiatan edukatif, persuasif dan humanis,”tegas Irjen Imam Sugianto.

Pendekatan ini lanjut Kapolda Jatim, didukung oleh penegakan hukum baik secara langsung maupun sistem elektronik seperti E-TLE statis dan E-TLE Mobile.

“Pola penindakan sama seperti pelaksanaan operasi patuh tahun sebelumnya,”kata Irjen Imam Sugianto.

Operasi ini menargetkan pelanggaran seperti berboncengan lebih dari satu orang, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, pengendara roda dua tanpa helm SNI, pengemudi roda empat tanpa sabuk pengaman, pengendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, penggunaan knalpot tidak standar, dan menerobos lampu merah.

“Ini semuanya adalah dalam rangka menjamin rasa aman, nyaman, masyarakat ketika berlalulintas di jalan,”pungkas Kapolda Jatim. (*)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Bhayangkara Sport Day: Polri Tegaskan Perannya sebagai Perekat Persatuan Bangsa

Berita utama

Satgas Pangan Polresta Banyuwangi Gencarkan Pengawasan HET Beras, Tekankan Kepatuhan Harga Demi Stabilitas Pangan

Berita utama

Pasiter Kodim 1208/Sambas Dampingi Wakil Bupati Sambas Hadiri Panen Padi di Desa Gelik

Berita utama

Kasdam VI/Mulawarman Resmikan 50 Titik Sumur Bor, Kodim 1002/HST Ambil Bagian Aktif

Berita utama

Jabatan Wadan Pasmar 1 Resmi Dijabat Kolonel Marinir Wahyudi Saputra

Berita utama

Wabub Hanies Minta Jaga Harmonisasi di Tahun Politik

Berita utama

Kapolrestabes Tegaskan Komitmen Polri Dukung Hak Pekerja

Berita utama

Kades Desa Gesikan Diduga Tak Becus Dan Hanya Cari Untung Kelola Keuangan, Banyak Bangunan Tak Sesuai Spesifikasi