Home / Berita utama / News / TNI POLRI

Senin, 8 Juli 2024 - 13:26 WIB

Cegah Kerugian Dalam Transaksi, Pemkab Rembang Rutin Verifikasi Alat Ukur

Cegah Kerugian Dalam Transaksi, Pemkab Rembang Rutin Verifikasi Alat Ukur

Cegah Kerugian Dalam Transaksi, Pemkab Rembang Rutin Verifikasi Alat Ukur

 

Rembang |mediakpk.com| Pemkab Rembang memastikan alat ukur yang digunakan dalam transaksi jual beli selalu akurat. Petugas Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop dan UKM) menjaga suhu ruangan untuk menyimpan berbagai alat ukur, termasuk bidur.

Alat ukur milik UPT Metrologi Legal Rembang juga telah diverifikasi oleh Balai Standarisasi Metrologi Legal (BSML) Regional II Yogyakarta. Verifikasi yang dilakukan pada 4 Juli 2024 menunjukkan bahwa alat ukur ini akurat.

Wahyu Srimandiri, Penera dari BSML Regional II Yogyakarta, menjelaskan bahwa uji laboratorium metrologi Rembang bertujuan untuk menstandarisasi anak timbangan standar yang digunakan. Anak timbangan yang diverifikasi adalah bidur 20 kilogram.

“Artefak bidur 20 kilo dari kami dicek apakah sama dengan standar yang ada di kabupaten Rembang beratnya. Lalu ditambah sampel 4 bidur yang ada di kabupaten Rembang, bidur ini biasanya digunakan menguji timbangan jembatan ataupun timbangan sentisimal di pasar,” terangnya.

Wahyu juga menambahkan bahwa keakuratan termohigro di ruang laboratorium Metrologi Legal Rembang juga diperiksa. Hasilnya menunjukkan bahwa alat pengukur kelembapan udara dan suhu ini akurat.

“Termohigro ini untuk menjaga keakuratan alat ukur yang terbuat dari logam bisa memuai. Sedangkan hasilnya sudah masuk dalam standar kami, jika hasilnya tidak akurat, maka langsung dibenarkan, kalau kurang ditambah, kalau lebih dikurangi,” tuturnya.

Kepala UPT Metrologi Legal Kabupaten Rembang, Mukaromah, menuturkan pihaknya selalu mengikuti aturan yang ada. Setiap tahun, alat ukur yang digunakan untuk standarisasi ke masyarakat diverifikasi ke BSML.

“Jadi alat ukur standart kita itu kita standarkan lagi, dibawa ke BSML. Aturan sekarang itu kita harus punya SKVI, bisa memverifikasi mandiri, sehingga tidak semua dibawa ke BSML, jadi hanya yang pol standar yang dibawa ke BSML, kemudian alat yang distandartkan di BSML kita gunakan untuk menstandarkan alat yang di kita,” jelasnya.

Dia menegaskan bahwa menjaga keakuratan alat ukur sangat penting dalam transaksi jual beli agar pelaku usaha dan konsumen tidak merugi. Rasyid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Dekat dengan Rakyat, Dandim 1002/HST Sholat Jumat dan Berbagi di Masjid Al Munawwar

Berita utama

Gawat KPK Lelang 3 Mitsubishi Pajero dan 2 Toyota Fortuner, Limit Mulai Rp 145 Jutaan.

Berita utama

Sambang Taman Kanak – kanak, Polres Probolinggo Berbagi Makanan Bergizi

Berita utama

Polres Bondowoso Bangun Sumur Dalam di Desa Rawan Kekeringan Saat Musim Kemarau

Berita utama

Perkuat Struktur Utama, Personel Kodim 1009/Tanah Laut Pasang Siring Kayu Galam Penahan Abrasi di Jembatan Garuda

Berita utama

Tradisi Penuh Makna, di Kodim 0104/Atim

Berita utama

Jum’at Berkah, Polres Sumenep Gelar Baksos di TPA Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita utama

Tengah Malam Hingga Subuh Jalan Indrapura Rajawali Jembatan Merah Dan Kenjeran Di Jaga Polisi