Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI / Uncategorized

Kamis, 30 Mei 2024 - 08:03 WIB

Polres Mojokerto Kota Amankan Oknum Kades Diduga Lakukan Penipuan

Polres Mojokerto Kota Amankan Oknum Kades Diduga Lakukan Penipuan

Polres Mojokerto Kota Amankan Oknum Kades Diduga Lakukan Penipuan

 

KOTA MOJOKERTO – Oknum kepala desa (Kades) aktif di wilayah Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang harus mendekam di balik sel tahanan Polres Mojokerto Kota,Polda Jatim.

Kades berinisial WS, kini di tahan Polres Mojokerto Kota karena diduga melakukan penipuan dan penggelapan uang warga Magersari Rp 865 juta.

Kasus yang menjerat Kades di wilayah Kecamatan Kudu, Jombang itu bermula saat tersangka meminjam uang Rp.50 juta kepada korban untuk pengerjaan proyek.

Namun, WS meminta pinjaman uang kembali kepada korban dengan total Rp 865 juta dengan jaminan dua mobil Honda Brio dan Fortuner dan akan mengemablikan setelah 3 sertifikat yang dijaminkan di bank cair.

Kronologi itu seperti disampaikan oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri S.I.K. M.H, diwakili Wakapolres Kompol Supriyono kepada awak media, Rabu (29/5).

“Saat pinjaman di bank dengan jaminan sertifikat cair, uang yang dijanjikan tersangka tidak dikembalikan, tapi digunakan untuk kepentingan pribadi,”kata Kompol Supriyono, Rabu (29/5/2024).

Belakangan diketahui, dua mobil yang digunakan Kades di wilayah Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang sebagai jaminan tersebut bukan miliknya, tetapi milik orang lain.

“WS kemudian mengganti jaminan dua mobil ke korban dengan sertifikat. Namun, sertifikat itu juga bukan atas nama tersangka tapi milik orang lain,”tambah Kompol Supriyono.

Karena merasa ditipu oleh tersangka, korban kemudian melaporkan WS ke Polisi atas dugaan penipuan dan penggelapan.

“Tersangka diamankan di rumahnya pada Kamis (16/5/2024) sekitar pukul 4.30 WIB,” tandasnya.

Hasil pemeriksaan WS mengaku jika uang yang dipinjamnya dari korban sejak tahun 2019 digunakan untuk pengerjaan proyek.

Selain itu uang Rp.865 juta juga digunakan sebagai biaya pencalonan dirinya sebagai kepala desa di Jombang periode kedua.

Karena ulahnya, tersangka dijerat pasal 372 KUHP dan atau 378 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Rasyid

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Upaya Dukung Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023 Babinsa Sekura Lakukan Pendampingan Operasi Pasar Murah

Berita utama

Komandan Kodim 1208/Sambas Berganti Pemda Kabupaten Sambas Gelar Acara Pisah Sambut

Berita utama

Merasa Kebal Hukum, Pengusaha Galian C Yang Diduga Tak Berijin Di Kaliori Rembang Bebas Beroperasi

Berita utama

Sinergitas Polres Ngawi bersama TNI Kawal Distribusi Logistik Pemilu Sebrangi Waduk

Berita utama

Tim Gabungan Polda Jatim Sidak SPBU, Pastikan BBM Aman Jelang Lebaran

Berita utama

TMMD Kodim 1007/Banjarmasin Hadirkan Aksi Nyata Lewat Donor Darah

Berita utama

Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Berita utama

Kapolres Pasuruan Kota Kunjungi Wali Kota Adi Wibowo, Bangun Komunikasi Jaga Kamtibmas