Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / News / TNI POLRI / Uncategorized

Jumat, 3 Mei 2024 - 16:23 WIB

Dua Desa dan Satu Kelurahan di Temanggung Terima Bantuan TPS3R

 

TEMANGGUNG |mediakpk.com| – Dua desa dan satu kelurahan di Kabupaten Temanggung mendapatkan bantuan keuangan, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2024 urusan lingkungan hidup, senilai lebih dari setengah miliar.

Penjabat (Pj) Bupati Hary Agung Prabowo mengatakan, bantuan tersebut untuk penyelenggaraan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), dengan harapan pengelolaan sampah cukup sampai di desa dan hanya residu yang masuk di TPA.

Penjabat bupati mengatakan, dua desa yang mendapat bantuan yakni Desa Pingit, Kecamatan Pringsurat dengan anggaran Rp300 juta. Desa Blimbing, Kecamatan Kandangan Rp185 juta, dan Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Temanggung Rp200 juta.

“Tadi saya mengundang desa dan kelurahan yang mendapat bantuan. Mereka mendapat bantuan dari keuangan desa,” kata Hary, seusai pertemuan dengan penerima bantuan di ruang kerjanya, Kamis (2/5/2024).

Hary menerangkan, bantuan akan dikelola mandiri oleh desa/kelurahan. Untuk itu, ia mengingatkan agar pengelolaan dapat dilakukan secara transparan dan tepat.

“Jangan sampai di kemudian hari menjadi permasalahan,” katanya.

Hary berharap, TPS3R bisa terbangun sesuai jadwal dan berfungsi dengan baik. Keuangan dari bantuan ini nanti melalui anggaran perubahan. Pembangunan akan dimulai pada Agustus hingga September. Dijadwalkan, pada November TPS3R sudah difungsikan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Temanggung, Prasodjo mengatakan, Desa Pingit mendapatkan alokasi bantuan sebesar Rp300 juta, dengan rincian bangunan fisik Rp200 juta, dan peralatan Rp100 juta.

Desa Blimbing mendapat alokasi sebesar Rp185 juta, untuk bangunan fisik Rp100 juta dan peralatan Rp 85 juta.

Sementara, Kelurahan Kebonsari mendapat anggaran total Rp200 juta, dengan pembangunan fisik Rp125 juta dan peralatan Rp75 juta.

“Pemerintah berharap pembangunan dilakukan dengan baik, benar, dan tepat, sesuai dengan aturan yang menjadi pedoman,” tegas Pj gubernur.

Ia mengatakan, Temanggung sedang mengupayakan semua desa bisa selesai dalam pengelolaan sampah.
Saat ini, di Temanggung sudah ada 133 tempat pengelolaan sampah, dengan perincian 91 Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), 38 TPS3R, dan empat depo transfer.

“Kita sudah melayani pengelolaan sampah di 205 desa, yakni 199 desa/kelurahan, dan yang sudah pengolahan sampah secara mandiri di enam desa,” pungkasnya.

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Pemuda Muhammadiyah: Cegah Birokrasi Panjang dan Intervensi Politik

Berita utama

Oknum Ketua RT Diduga Tebang Pilih Terkait Penyaluran BLT ADD.

Berita utama

Jaga Keamanan Dan Ketertiban Anggota Koramil 08/Paloh Lakukan Patroli Bersama Warga

Berita utama

Kunjungan Kerja di Barabai, Ketua Persit Dorong Persit Bijak Bermedia Sosial

Berita utama

Babinsa Koramil 1008-06/Banua Lawas – Pugaan Hadiri Sosialisasi Pencegahan Dan Penanggulangan Bencana Kebakaran Lokal Desa Tahun 2025

Berita utama

Polda Jawa Timur Ikuti Upacara Pemuliaan Nilai – nilai Luhur Tribrata Sambut Hari Bhayangkara ke -79

Berita utama

Tongkat Komando Beralih, Letkol Alexander Allan Primadi Siap Lanjutkan Pengabdian di Kodim 1008/Tabalong

Berita utama

Pusat Studi Cyber STIK Lemdiklat Polri Dorong Penguatan Kapasitas Keamanan Siber Polri