Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / KPK / News / TNI POLRI

Sabtu, 9 Maret 2024 - 03:13 WIB

Harga Beras di Ponorogo Mulai Turun, Bulog Luncurkan Gerakan Pangan Murah

Harga Beras di Ponorogo Mulai Turun, Bulog Luncurkan Gerakan Pangan Murah

Harga Beras di Ponorogo Mulai Turun, Bulog Luncurkan Gerakan Pangan Murah

 

PONOROGO – Perum Bulog, sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas pangan, telah meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Sebuah inisiatif yang berkelanjutan untuk memastikan setiap sudut Ponorogo merasakan keadilan dalam akses pangan.

Kepala Bulog Cabang Ponorogo, Aan Sugiarto mengatakan selama tiga minggu terakhir, GPM telah menjadi oase bagi warga yang merindukan harga beras yang lebih terjangkau.

“Dengan distribusi beras sebanyak 7 ton di setiap titik, Bulog telah berhasil menurunkan harga gabah dari 8.000 rupiah menjadi 7.200 rupiah per kilogram, sementara harga beras di pasar lokal turun menjadi 13.000 rupiah,” Aan Sugiarto,Jumat (8/3).

Aan menambahkan beras SPHP yang dikenal dengan kualitasnya, kini ditawarkan dengan harga 51 ribu rupiah untuk kemasan lima kilogram.

Hal ini tentu sebuah angka yang ramah di kantong dan memungkinkan kebahagiaan merata di antara lapisan masyarakat.

“Namun, ada kebijaksanaan dalam pembatasan pembelian, agar setiap keluarga dapat merasakan nikmatnya beras berkualitas tanpa kekhawatiran,”tandasnya.

Kabar baik ini, lanjut Aan semakin lengkap dengan rencana Bulog yang akan mengadakan GPM dua kali seminggu selama bulan Ramadan 1445 H/2024 dan memastikan bahwa tidak ada satu pun rumah tangga yang kekurangan stok beras.

Dengan titik distribusi yang berpindah-pindah, Bulog berharap dapat menjangkau lebih banyak warga, memenuhi kebutuhan mereka, dan membawa harga beras ke level yang lebih terjangkau.

“Melalui GPM, Bulog tidak hanya memberikan beras, tetapi juga harapan dan kepastian bahwa di tengah tantangan ekonomi, masih ada tangan-tangan yang berusaha keras untuk memastikan bahwa setiap piring di Ponorogo tetap terisi dengan nasi hangat yang menjadi sumber kekuatan bagi warga yang berpuasa dan beraktivitas sehari-hari,”ungkap Aan.

Sementara itu Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo mengatakan pihaknya bersama instansi lain yang tergabung satgas pangan senantiasa melakukan pemantauan dipasar-pasar, terutama bahan pokok, salah satunya beras.

“Sejuah ini stok masih aman, harga beras juga sudah mulai turun dengan adanya GMP ini,”kata AKBP Anton.

Kapolres Ponorogo ini juga menghimbau agar Masyarakat tetap tenang dan tidak perlu panik buying dan belanja bahan pokok pangan secukupnya.

AKBP Anton juga menegaskan, pihak kepolisian melalui Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi adanya penimbunan beras oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Tim Satgas Pangan Polres Ponorogo akan terus memantau ketersediaan dan harga bahan pokok pangan, dan akan melakukan tindakan tegas jika ditemukan adanya permainan harga bahan pokok pangan,”pungkas Kapolres Ponorogo. (*)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Ditpolair Baharkam Polri Amankan 4 Pelaku Penyelundupan 134 Ribu Baby Lobster di Banten, Negara Dirugikan Rp32,8 Miliar

Berita utama

Kadiv Humas: Masyarakat Dipersilakan Lapor Jika Temukan Anggota Tak Netral

Berita utama

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Polresta Banyuwangi Gelar Coaching Clinic

Berita utama

Diduga Kebal Hukum, Aktivitas Mafia Solar di Lingkar parti Beroperasi Terang-terangan

Berita utama

Kapolri Tekankan Jaga Persatuan-Kesatuan saat Silaturahmi ke Ponpes An-Nur Malang

Berita utama

Kapolda Jatim Buka Musrenbang 2024,Siap Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan

Berita utama

Polresta Malang Kota Berhasil Ungkap Judol, Dua Tersangka Diamankan

Berita utama

Polres Blitar Launching SPPG, di Jimbe Wujudkan Dukungan Polri Terhadap Generasi Sehat