Home / Berita utama / Hukrim / KPK / News / TNI POLRI

Senin, 4 Maret 2024 - 16:21 WIB

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Kapolda Jateng Minta Masyarakat Jadi Polisi Bagi Dirinya Sendiri

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Kapolda Jateng Minta Masyarakat Jadi Polisi Bagi Dirinya Sendiri

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Kapolda Jateng Minta Masyarakat Jadi Polisi Bagi Dirinya Sendiri

 

4 Mar 2024
Mediakpk.com
SEMARANG – Polda Jateng| Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi meminta masyarakat untuk mengadakan pengecekan rumah, kendaraan dan kesiapan diri saat akan bepergian di bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2024 Masehi / 1445 Hijriah mendatang.

Menurutnya, faktor keselamatan berawal dari ketelitian masing-masing individu untuk mempersiapkan diri sebelum bepergian.

” Saya himbau masyarakat menjadi “Polisi” bagi dirinya sendiri ” kata Kapolda Jateng di ruang kerjanya, Senin (4/3/2024).

Disebutnya, Polda Jateng juga menjamin kestabilan Kamtibmas dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok pada bulan Ramadhan mendatang.

Kapolda menyebut, pihaknya melalui Satgas pangan Polda Jateng sudah melakukan langkah-langkah koordinatif dan preventif agar distribusi bahan pokok tetap lancar dan dapat dibeli masyarakat dengan harga terjangkau.

” kita siap melakukan operasi pasar kembali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat” imbuhnya

Ditambahkan Kapolda, untuk menjaga kondusivitas kamtibmas di bulan Ramadhan dan Idul Fitri, Polda Jateng telah melaksanakan dua operasi yaitu operasi Keselamatan dan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat).

Operasi Keselamatan dilaksanakan pada 4 hingga 17 Maret 2024 mendatang, berorientasi pada keselamatan berlalu lintas dan mengedukasi masyarakat, sehingga pada saat mudik nanti mereka sudah terdidik. Sedangkan operasi Pekat dilaksanakan pada tanggal 6 sampai dengan 25 Maret 2024 berorientasi pada melakukan penindakan terhadap berbagai jenis penyakit masyarakat seperti minuman keras, mabuk-mabukan dan sebagainya ,” jelasnya

Selain itu, Kapolda juga mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi terkait jam operasi tempat hiburan malam. Para Kapolres jajaran sudah diperintah untuk merapatkan hal tersebut dengan stakeholder di daerah.

” Penentuan pengaturan jam operasi tempat hiburan malam saat Ramadhan, diatur oleh masing-masing Kota dan Kabupaten. Polisi siap mengamankan keputusan yang sudah dibuat di masing-masing daerah dan bekerjasama dengan Satuan pamong praja, sesuai dengan tupoksinya,” tutur Kapolda

Untuk ormas yang nekat melakukan razia atau sweeping, Kapolda secara tegas siap menindak karena hal itu melanggar undang-undang. Disebutnya tidak ada individu atau organisasi di Jawa Tengah yang berkedudukan di atas hukum.

Dirinya berharap situasi Jawa Tengah betul-betul kondusif sehingga masyarakat bisa melaksanakan ibadah Ramadhan dan merayakan idul Fitri secara khusyuk dan aman

” Tidak ada kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan penegakan hukum seperti razia dan sebagainya, Berdasarkan amanat undang-undang, kewenangan seperti itu ada di institusi kepolisian.
(Red)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Pererat Kebersamaan, Babinsa Muara Uya-Jaro Laksanakan Komsos Bersama Warga Simpung Layung

Berita utama

Irwasum Polri Pimpin Panen Jagung Serentak di Madiun, Wujudkan Astacita

Berita utama

Hari Juang Polri di Surabaya Kenang Sejarah Perjuangan Polisi Istimewa Rebut Kemerdekaan

Berita utama

Polres Sumenep Amankan Puluhan Dos Berisi Miras Dari Dua Cafe, 34 Pengunjung Ditest Urine

Berita utama

Shin Tae-yong: Kami akan Lebih Kuat Nanti

Berita utama

Kasdim 1009/Tanah Laut Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan di Desa Handil Labuan Amas dan Desa Kurau Utara

Berita utama

Pengasuh Ponpes di Ngawi Dukung Rekrutmen Polri Kuota Prioritas Bagi Santri dan Hafiz Al-Qur’an

Berita utama

“Gerak Cepat Polsek Pabean Cantikan, Amankan Pelaku Penggelapan Motor Milik Temannya”