Home / Berita utama / Daerah / Hukrim / KPK / News

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:09 WIB

Polisi Amankan 6 Anggota Gengster Tamyis Boys Diduga Terlibat Pengeroyokan di Jombang

Polisi Amankan 6 Anggota Gengster Tamyis Boys Diduga Terlibat Pengeroyokan di Jombang

Polisi Amankan 6 Anggota Gengster Tamyis Boys Diduga Terlibat Pengeroyokan di Jombang

 

JOMBANG – Gerak cepat Polres Jombang yang menindaklanjuti laporan terkait pengeroyokan yang menimpa Agung Amanulloh (25), warga Dusun Rejoso Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang, akhirnya berhasil meringkus 6 anggota gangster.

Agung dikeroyok para gengster dari kelompok Tamsis Boys pada Minggu (05/02/2024) dini hari.

Saat itu dirinya sedang mencari makan di Jalan Raya KH Romly Tamim dengan mengendarai sepeda motor seorang diri.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kapolsek Peterongan AKP Dian Anang Nugroho mengatakan,saat korban melintas di depan makam Dusun Wonokerto, Desa Peterongan sekitar pukul 02.00 WIB, ia berpapasan dengan 20 anggota gengster yang sedang konvoi.

“Saat itu juga, salah seorang anggota gengster melempar batu bata ke arah Agung dan rombongan konvoi sepeda motor tersebut berbalik arah dan melakukan pengeroyokan terhadap korban,” katanya kepada Wartawan, Senin (26/02/2024).

Beruntung, korban bisa kabur menyelamatkan ke pemukiman warga saat dikeroyok.

Kendati begitu, korban mengalami luka robek di rahang bagian bawah akibat pengeroyokan itu.

“Sesampainya di rumah, pelapor diantar oleh keluarganya untuk mendapatkan pengobatan di RSUD Jombang. Keluarga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Peterongan,” ujarnya.

Usai mendapatkan laporan korban, lanjut Dian Anang, Polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya Polisi berhasil mengungkap identitas 6 anggota gengster yang mengeroyok Agung.

Keenam anggota gengster asal Kecamatan Jombang itu diamankan Unit Reskrim Polsek Peterongan pada Minggu (25/02/2024) pukul 23.00 WIB.

Mereka adalah, BR (17), berperan memukul korban, RSP (17), berperan merusak motor korban dan RSB (17), melampar batu bata ke arah korban 2 kali dan didapati membawa celurit.

Kemudian, RD (17), berperan melempar dan memukul korban, AC (17), membacok sepeda korban dengan pedang, dan YF (19), melempari korban dengan menggunakan batu.

Saat ini, keenam pelaku telah diamankan di Mapolsek Peterongan. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan.

“Tersangka dan barang bukti 1 buah celurit, 1 buah pedang, bendera warna hitam putih bertuliskan TAMSIS Boys, dan pakaian korban,sudah kami amankan,” jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para pelaku kita jerat dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun. (Rasiyd)

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polri Tegaskan Transparansi dan Ketegasan dalam Penanganan Kasus Pelanggaran Disiplin Personil pada Event DWP

Berita utama

Polresta Malang Kota Amankan Ratusan Motor Knalpot Brong Diduga Balapan Liar

Berita utama

Jumat Curhat, Polres Tanjung Perak Ajak Masyarakat Ciptakan Pilkada Aman dan Damai

Berita utama

Bu Bhabin Polres Ngawi Ngajar Ngaji Bangun Moral Generasi Sejak Dini

Berita utama

Hati Riang Korban Curanmor Saat Polres Bondowoso Temukan dan Kembalikan Motor yang Hilang

Berita utama

Kades Tempapan Hulu Asmanto Beri Dukungan Penuh Program TMMD Reguler ke-129

Berita utama

Bantu Kesulitan Rakyat Babinsa Sarang Burung Usrat Gotong Royong Perbaiki Jalan Wilayah Binaan

Berita utama

Cegah Pelecehan Diatas KA, KAI Daop 8 Surabaya Gelar “TalkActive” Sosialiasasi Anti Pelecehan di Lingkungan Kereta Api