Home / Berita utama / Hukrim / News / TNI POLRI

Jumat, 23 Februari 2024 - 08:33 WIB

Bersama Satgas Pangan, Kapolresta Banyuwangi Sidak Pasar Cek Ketersediaan dan Harga Beras

 

BANYUWANGI – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nanang Haryono menjelaskan bahwa pihaknya bersama Satgas Pangan Polresta Banyuwangi telah melakukan pengawasan pada aktivitas penyaluran dan distribusi beras di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Sebelumnya, dari data Bapanas, Kamis (22/2/2024) 10.58 WIB rata-rata harga beras kualitas premium terpantau naik 0,74% menjadi Rp16.330 per kilogram. Adapun, harga beras kualitas medium hari ini naik tipis 0,92% menjadi Rp14.270 per kilogram.

“Karena kemarin hujan ada beberapa tempat yang banjir, sehingga penyaluran beras agak terhambat,” ujar Kombes Pol Nanang,Jumat (23/2).

Kombes Pol Nanang juga menegaskan bahwa Satgas Pangan Polresta Banyuwangi bakal segera mempercepat distribusi beras ini langsung ke masyarakat dan pasar.

Sebagaimana yang sudah diinstruksikan Kasatgas Pangan Polri bahwa memerintahkan kepada jajaran Dirreskrimsus di Polda untuk melakukan penindakan tegas terhadap segala bentuk penyimpangan dalam pendistribusian beras.

“Jadi Polresta Banyuwangi turut melakukan pengawasan terhadap distribusi beras yang saat ini juga dilakukan masif oleh pemerintah daerah,”terang Kombes Nanang.

Ia menegaskan Polresta Banyuwangi juga turut memonitor komoditi pangan lainnya yang berpotensi mengalami peningkatan harga akibat efek ikutan dari harga beras yang saat ini memang tinggi.

“Dari hasil pantauan kami, kebutuhan beras di Banyuwangi aman. Ada 8.500 ribu ton beras di Bulog Banyuwangi dimana sebagian menjadi simpanan cadangan pangan Banyuwangi,”kata Kombes Nanang.

Untuk itu pihaknya menghimbau warga tidak perlu panik atau resah hingga memicu panic buying dan menimbun beras.

“Ini juga kami awasi dan monitor, jika ada yang melanggar tentu akan kami tindak. Harap tenang, kecukupan beras Banyuwangi aman, semoga harganya segera stabil karena ini terjadi secara Nasional.” pungkas Kombes Pol Nanang Haryono.

Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah mengatakan, memang terjadi kenaikan harga beras di pasaran.

Adanya operasi pasar ini, untuk menekan harga dengan memenuhi kebutuhan warga harga beras yang jauh lebih murah.

“Operasi pasar ini kita gelar serentak dan bergiliran di 25 kecamatan. Pemkab dan Bulog menyisir berbagai tempat di Banyuwangi untuk diadakan pasar murah,”ujar Wabup Banyuwangi, Sugirah.

Menurut Sugirah, kenaikan harga beras hampir menyeluruh di seluruh daerah di Indonesia. Disebabkan dampak El Nino yang berpengaruh terhadap musim panen petani.

Pimpinan Cabang Bulog Banyuwangi, Harisun mengatakan, dalam operasi pasar ini, setiap warga hanya dibatasi dua karung beras masing-masing seberat 5 kilogram.

Tujuannya agar semua warga kebagian dan mengantisipasi tidak diperjual belikan kembali.

“Ini salah satu gerakan nyata bahwa kita hadir di masyarakat memastikan bahwa beras betul-betul sampai kepada masyarakat,” pungkas Wabub Sugirah. Rasiyd

Share :

Baca Juga

Berita utama

Job Fair 2024 Digelar, Diikuti 28 Perusahaan dengan Jumlah Rekrutmen Sebanyak 8.336

Berita utama

Satgas TMMD Kodim 1002/HST Gerak Cepat Rehab Langgar Darussalam di Haruyan

Berita utama

Kapolri Hadiri Pembukaan Rapat Kerja Teknis Gabungan Seluruh Divisi

Berita utama

Cara Humanis Polres Jember Cegah Bali, Gandeng IMI Beri Wadah Pecinta Otomotif Latber Dragsetting

Berita utama

Babinsa Koramil 1002-01/Batang Alai Selatan Hadiri Poskamling di Desa Mahela

Berita utama

Babinsa Koramil 1009-06/Kintap Bantu Pendistribusian MBG di SMAN 1 Kintap

Berita utama

Sri Yuliani Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara, Beli Kain Mengunakan Nama Fiktif

Berita utama

Air Rendam Pusat Kota Genangi Alun-Alun Demak, Pernah Terjadi di Era 90an