Home / Berita utama / Hukrim / KPK / News / Peristiwa / TNI POLRI

Jumat, 24 November 2023 - 12:53 WIB

2024, Pemprov Jateng Alokasikan Insentif Guru Agama Untuk 230.830 Orang

Pemprov Jateng Alokasikan Insentif Guru Agama Untuk 230.830 Orang,
Foto,

Pemprov Jateng Alokasikan Insentif Guru Agama Untuk 230.830 Orang, Foto,

 

Semarang, mediakpk.com| Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama DPRD Provinsi Jawa Tengah sepakat menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2024. Dalam kesepakatan itu, belanja daerah pada 2024 dianggarkan sebanyak Rp28,5 triliun.

“Belanja daerah ini dari pendapatan daerah Rp27,1 triliun dan pembiayaan daerah Rp1,4 triliun,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, seusai Rapat Paripurna Penandatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS APBD tahun Anggaran 2024, antara Gubernur dan Pimpinan DPRD Jateng, di Gedung Berlian Semarang, Jumat (24/11/2023).

Nana mengatakan, hasil kesepakatan KUA PPAS 2024 difokuskan pada upaya untuk meningkatkan perekonomian tangguh, yang berdaya saing dan berkelanjutan. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, berkarakter, dan adaptif.

Ditambahkan, penganggaran itu juga untuk meningkatkan ketahanan sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang dinamis. Bahkan, digunakan untuk mendukung kebijakan nasional tahun 2024, terutama pada penurunan stunting, penghapusan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, implementasi Satu Data Indonesia (SDI), dan perluasan implementasi Desa Antikorupsi.

Dari anggaran yang direncanakan, salah satunya juga untuk memberikan insentif guru keagamaan di Jawa Tengah. Insentif guru keagamaan dialokasikan untuk 230.830 orang, sama dengan jumlah penerima pada 2023 lalu.

Bahkan, lanjut Nana, guru keagamaan itu juga akan mendapatkan asuransi ketenagakerjaan. Dengan begitu, mereka justru akan mendapat dua manfaat.

“Kita tambahkan asuransinya itu. Jadi jumlahnya (guru keagamaan) tetap seperti di tahun 2023. Kita menyesuaikan dengan anggaran yang ada,” ucap Nana.

Sementara itu, anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adv mengatakan, memang sudah ada alokasi untuk insentif guru keagamaan.

“Di pendidikan aman. Saya melihat angka-angkanya masih diperuntukkan kepada mereka yang berhak, dan yang sudah berjalan selama ini,” tuturnya.

Zen berharap, ke depan insentif guru keagamaan bisa ditingkatkan. Namun diakui, jika hanya dibebankan APBD Provinsi Jateng, tidak akan mencukupi. Dirinya berpandangan, karena pendidikan merupakan urusan konkuren antara pemerintah pusat dan daerah, semestinya APBN juga memberi perhatian kepada kesejahteraan guru, khususnya guru swasta

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Polda Jatim Siapkan 3.393 Personel Untuk Pengamanan Piala Dunia U-17 di GBT

Berita utama

Polres Gresik Amankan 16 Orang dan Puluhan Botol Miras di Cerme, Respons Aduan “Cak Rama”

Berita utama

Polres Kota Pasuruan Berhasil Bekuk Pencuri Viral Di Medsos

Berita utama

1.000 Anak Yatim Piatu di Blora Terima Santunan Perusahaan Produk Tembakau

Berita utama

Brimob Hadir Dukung Pemulihan Rumah dan Aktivitas Ibadah Pascabencana Batang Toru

Berita utama

Semangat Sumpah Pemuda, SPN Polda Jatim dan Bhayangkari Beri Apresiasi Pelajar Berprestasi

Berita utama

Satgas TMMD Imbangan Kodim 1002/HST Mulai Pasang Plafon Mushala Desa Awang

Berita utama

Ditemui Tim NCS Polri, Habib Taufiq Berharap Pemenang Pilpres Jadi Pemersatu Bangsa