Ditempat terpisah mencoba konfirmasi Deni selaku mandor mengungkapkan, sebelumnya sudah direkom oleh Kepala Desa Kertajaya, turap yang terkelupas dan yang ambruk di rapihkan, makanya saya perintahkan kepada sejumlah pekerja, batu yang lama agar dipasangkan kembali, ungkap deni”
Sementara, Ade Rojali Pranata, SH Lembakum. MediaKPK.com Biro Karawang, mengatakan, menurut Media sempat tiga kali kelokasi pembangunan tidak pernah Ada Konsultan Pengawas Dari Dinas PUPR, dengan bebas sejumlah pekerja agar pekerjaannya cepat selesai, tidak dipikirkan kwlitas dan kwantitasnya, Turap tersebut,” (10/12/2023) kata Ade”
Pembangunan Turap, sumber dana dari Dinas PUPR tidak ada Konsultan Pengawas turun ke lokasi pembangunan tersebut Diduga Konsultan Pegawas Dinas PUPR kerjasama dengan pihak Pelaksana, kalau memang tidak kerjsama, kenapa pelaksana mengerjakan Turap tidak sesua dengan SPK sesuai terpampang di Papan Informasi, tidak menegur para pekerja, kata Ade”
Dalam hal ini Kabid SDA Dinas PUPR Karawang segera sidak kelokasi pembangunan turap di Lokasi tersebut, dan Memanggil Konsultan Pengawas dan Pelaksana CV. PALAPA DIG DAYA, yang diduga dalam pelaksanaan pembanguna tidak sesua SPK, Dengan tetap mengacu pada “azas praduga tak bersalah, pungkasnya,
Dan selanjutnya kami akan menyimpan berkas, gambar, rekaman dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan suara gambar maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunanakan media cetak media Online Disisi lain,
hal yang mendapatkan informasi atau salinan data ini kami anggap masih dalam koridor tupoksi dalam melakukan pengamatan dan pemantauan serta fungsi PERS selaku control social masyarakat,(A.Rahmat)








