Home / Berita utama / Hukrim / KPK / News / Peristiwa / Uncategorized

Senin, 4 Desember 2023 - 13:57 WIB

COP 28, BMKG Berfokus pada Perubahan Iklim dan Kesiapsiagaan Bencana

COP 28, BMKG Berfokus pada Perubahan Iklim dan Kesiapsiagaan Bencana

COP 28, BMKG Berfokus pada Perubahan Iklim dan Kesiapsiagaan Bencana

 

 

DUBAI, mediakpk.com| 03 Desember 2023 – Dalam upaya memperkuat kerjasama global dalam penanggulangan bencana alam, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, menghadiri Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim ke-28 (COP28) di Dubai, Uni Emirat Arab.

Dihadapan delegasi negara, Dwikorita menyampaikan Indonesia merupakan negara kepulauan dengan lebih dari 17 ribu pulau dan 60% wilayahnya adalah lautan dengan garis pantai sepanjang 99.000 km–yang merupakan garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah Kanada.

“Kami sangat terpengaruh oleh berbagai faktor pendorong iklim seperti El Nino, La Nina, angin muson Asia, angin muson Australia, gelombang atmosfer, dan beberapa faktor pendorong lainnya seperti MGO,” kata Dwikorita, Minggu (3/12).

Di sisi lain, populasi masyarakat Indonesia yang hidup di wilayah pesisir pun jumlahnya sangat banyak. Oleh karena itu menjadi penting untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat untuk memastikan keselamatan dan keberlanjutan ekosistem.

Caranya, dengan memberikan data pengamatan dan ketahanan di wilayah pesisir Indonesia. Diharapkan masyarakat dapat menerima informasi dan mengimplementasikannya dalam beraktifitas.

Dwikorita menjelaskan agar informasi tersebut dapat ditrerima, BMKG senantiasa berusaha untuk mengkomunikasikannya dengan bahasa sederhana agar dapat dimengerti oleh masyarakat.

“Maka dari itu, akhirnya kami memberikan literasi kepada petani dan nelayan di bidang kelautan karena kami juga memiliki beberapa area pertanian di dekat garis pantai agar mereka bisa lebih memahami fenomena cuaca dan iklim, anomali iklim. Sehingga mereka dapat melindungi diri mereka sendiri dan membuat rencana bagaimana mengembangkan kemakmuran mereka dari hasil produksi mereka,” ujarnya.

COP 28 adalah forum pengambilan keputusan multilateral satu-satunya di dunia tentang perubahan iklim dengan hampir seluruh anggota negara di dunia.

COP28 bertujuan untuk membahas cara-cara untuk mengatasi krisis iklim, seperti membatasi kenaikan suhu global, membantu komunitas yang rentan beradaptasi dengan efek perubahan iklim, dan mencapai emisi bersih pada tahun 2050. Lebih dari 70.000 delegasi menghadiri COP28, termasuk negara-negara anggota Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim (UNFCCC).

Kehadiran BMKG dalam COP 28 diakui sebagai langkah proaktif Indonesia untuk berkontribusi dalam pembentukan kebijakan global terkait perubahan iklim. Juga diharapkan dapat membuka pintu bagi kerjasama lebih lanjut antar negara dalam menghadapi tantangan bersama terkait perubahan iklim dan bencana alam.

BMKG berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam arena internasional guna membangun dunia yang lebih tahan bencana melalui kerjasama yang kokoh dan berkelanjutan.

/Red

Share :

Baca Juga

Berita utama

Satbinmas Polrestabes Surabaya Gelar FGD Nusantara Cooling System Menjelang Pilwali 2024

Uncategorized

DANKORMAR BUKA MARINES ENDURO COMPETITION 2023

Berita utama

Personel Kodim 1009/Tanah Laut Rapikan Lingkungan Sekitar Angkur Box Tepi Jauh Jembatan Garuda

Berita utama

Danlantamal XII Didampingi Ketua Korcab XII DJA 1 Ikuti Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan Dalam Rangka HUT Ke-79 TNI Tahun 2024

Berita utama

Food Safety : Sidokkes Polres Nganjuk Cek Bahan dan Makanan di SPPG Pace

Berita utama

Dandim 1009/Tanah Laut Tandatangani Kerjasama Pengerjaan Optimalisasi Lahan Tahap II Tahun 2025

Berita utama

Manfaatkan Momen Nonton Bareng Piala Dunia, Babinsa Kodim 1009/Tanah Laut Pererat Komsos Bersama Warga Desa Binaan

Uncategorized

Polda Jatim Siapkan 805 Personel Gabungan Debat Publik ke 3 Paslon Cagub Jawa Timur Kondusif