Home / Berita utama / Hukrim / News / TNI POLRI

Rabu, 9 Oktober 2024 - 06:32 WIB

2 Oknum Pesilat Dibekuk Terkait Penyerangan Warung di Manyar

2 Oknum Pesilat Dibekuk Terkait Penyerangan Warung di Manyar

2 Oknum Pesilat Dibekuk Terkait Penyerangan Warung di Manyar

 

Surabaya – Tim Respon Cepat Tindak Patroli Perintis Presisi (Respatti) Sat Samapta Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan dua pemuda yang diduga terlibat dalam penyerangan sebuah warung di Jalan Manyar, Surabaya, pada Rabu (9/10) dini hari.

Diketahui Insiden itu diduga melibatkan sekelompok anggota perguruan silat PSHT yang tengah konvoi usai pesta minuman keras.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfi melalui Kasat Samapta AKBP Teguh mengungkapkan, penyerangan tersebut diduga dipicu oleh perseteruan dengan anggota perguruan silat lain, yakni IKSPI.

“Menindaklanjuti aduan warga, Tim Respatti yang dipimpin oleh Aipda Anto Ibnu segera menuju lokasi kejadian dan melakukan penyisiran di sepanjang Jalan Manyar Surabaya,” kata, AKBP Teguh.

Dalam operasi tersebut, ungkap AKBP Teguh, tim menemukan dan mengejar sekitar 40 pemuda yang diduga anggota PSHT. Setelah pengejaran, dua orang berhasil diamankan di kawasan Jalan Gubeng.

“Kedua pemuda yang ditangkap tersebut adalah Fernando (18), warga Kedinding Lor, dan Ahmad Rizeki K (20), warga Tanah Merah Utara,” tutur AKBP Teguh, pada Rabu (8/10).

Teguh menjelaskan, berdasarkan pengakuan mereka, kelompok tersebut sebelumnya berkumpul di sebuah warung di daerah Rungkut dan terlibat pesta minuman keras sebelum melakukan konvoi dan aksi penyerangan.

“Dari tangan keduanya, Tim Respatti mengamankan barang bukti berupa dua unit handphone, satu sepeda motor, dan sebatang bambu yang diduga digunakan dalam penyerangan. Kedua pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Mulyorejo untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Teguh.

Sementara itu Kasi Humas Polrestabes AKP Haryoko Widhi, menambahkan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas segala bentuk gangguan keamanan, terutama yang melibatkan kelompok perguruan silat dan tawuran antar warga.

“Kepolisian Polrestabes akan melakukan penyisiran secara berkala untuk menjaga ketertiban di wilayah Surabaya dan mencegah tindakan anarkis seperti ini terulang kembali,” pungkasnya.rasyid

Share :

Baca Juga

Berita utama

Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg Jaringan Internasional, Polda Jatim Selamatkan 100 Ribu Jiwa

Berita utama

M. Sholeh Keluhkan Kinerja Kejari Tanjung Perak karena Belum Menahan Darmanto

Berita utama

Polri dan BPBD Kota Padang Salurkan Air Bersih ke Lokasi Terdampak, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Berita utama

Korban Tabrakan Kereta Api di Bandung, Empat Orang Meninggal Dunia

Berita utama

Mengenang Mendiang Aiptu Jailani, Polisi Humanis, Jujur dan Tegas Anggota Polres Gresik yang Tilang Istrinya

Berita utama

Sejalan Usulan Mendagri, Pasukan dan Alut Kemanusiaan Dikerahkan ke Sumatra

Berita utama

Melalui Nobar Piala Dunia, Kodim 1008/Tabalong Bangun Komunikasi Sosial dengan Masyarakat

Berita utama

Polres Ponorogo Amankan 6 Pemuda Konvoi Bersajam yang Viral di Medsos